Persib Bandung Berpotensi Kantongi Rp2,9 Miliar dari FIFA Pasca Frans Putros Lolos Piala Dunia
Klub Liga 1 Indonesia Persib Bandung berpotensi mendapatkan dana segar senilai Rp2,9 miliar dari FIFA pada Selasa, 2 Juni 2026. Keuntungan finansial ini diperoleh setelah bek asing mereka, Frans Putros, dilaporkan berhasil menembus skuad tim nasional Irak untuk putaran final Piala Dunia 2026.
Kompensasi komersial tersebut dicairkan melalui mekanisme resmi FIFA Club Benefits Programme yang dirancang khusus untuk mengapresiasi klub pemilik pemain. Berdasarkan regulasi tersebut, FIFA memberikan apresiasi kepada tim yang bersedia melepas pilar mereka demi kelancaran turnamen internasional kasta tertinggi sepak bola tersebut.
Mekanisme pembagian dana keuntungan ini dihitung secara harian selama sang pemain mengemban tugas negara di Piala Dunia. Total durasi tugas tersebut mencakup masa persiapan resmi menjelang turnamen hingga pertandingan terakhir sang pemain di kompetisi.
Skema Pembagian Keuntungan Dana Hibah FIFA
Nilai kompensasi harian yang ditetapkan oleh otoritas sepak bola tertinggi di dunia ini mencapai angka yang cukup fantastis bagi klub lokal. Setiap tim yang menyumbangkan pemain berhak atas apresiasi finansial yang dikonversi langsung dari mata uang dolar AS ke rupiah.
Merujuk pada laporan dari Sport Detik, berikut adalah rincian proyeksi dana kompensasi yang bersumber dari program resmi FIFA tersebut:
- Dana kompensasi harian dari FIFA mencapai 10.950 dolar AS untuk setiap pemain.
- Total akumulasi dana yang dihasilkan dari kehadiran Frans Putros diprediksi mencapai 328.500 dolar AS.
- Asumsi durasi total keberadaan sang pemain bersama tim nasional Irak berlangsung selama 30 hari penuh.
Meskipun Frans Putros saat ini membela panji Pangeran Biru di kompetisi domestik, dana tersebut tidak serta-merta mengalir sepenuhnya ke kas internal Bandung. Regulasi FIFA menetapkan bahwa kompensasi harus dibagi secara proporsional dengan klub terdahulu sang pemain.
Pembagian ini merujuk pada rekam jejak kepindahan sang pemain dalam kurun waktu dua tahun sebelum pergelaran Piala Dunia bergulir. Sebelum berlabuh ke kompetisi sepak bola Indonesia, bek berusia 32 tahun tersebut tercatat aktif membela klub papan atas asal Thailand, Port FC.
Oleh karena itu, persentase hak finansial yang diperoleh harus dibagi rata secara adil berdasarkan durasi pendaftaran sang pemain di masing-masing tim. Skema pembagian ini membuat Persib Bandung dan Port FC akan menerima nominal dana yang setara.
| Nama Entitas Penerima | Estimasi Dana dalam Dolar AS | Proyeksi Dana dalam Rupiah |
|---|---|---|
| Total Kompensasi Pemain | 328.500 dolar AS | Rp5,8 Miliar |
| Persib Bandung (50%) | 164.250 dolar AS | Rp2,9 Miliar |
| Port FC (50%) | 164.250 dolar AS | Rp2,9 Miliar |
Profil Singkat Frans Putros di Liga Domestik
Keberhasilan menembus skuad Piala Dunia 2026 menjadi pembuktian kualitas bagi Frans Putros yang kini menginjak usia matang 32 tahun. Pemain yang berposisi sebagai bek tangguh ini menjadi salah satu pilar krusial di lini pertahanan taktis tim.
Di level domestik, sang pemain tercatat aktif membela Persib Bandung dalam mengarungi kompetisi kasta tertinggi bertajuk Super League musim 2025/2026. Konsistensi performa di lini belakang dinilai menjadi alasan utama tim pelatih timnas Irak memanggilnya ke dalam jajaran skuad utama.
Pemanggilan pemain Liga 1 ke ajang Piala Dunia ini sekaligus meningkatkan reputasi sepak bola Indonesia di mata dunia internasional. Kehadiran pilar asing berkualitas di kompetisi tanah air terbukti mampu menjaga standar performa mereka agar tetap bersaing di level tertinggi sepak bola global.
Hingga saat ini manajemen tim masih terus berkoordinasi mengenai jadwal keberangkatan dan persiapan intensif sang pemain menjelang turnamen akbar tersebut. Agenda pelepasan resmi sang pemain diperkirakan akan segera diumumkan oleh manajemen klub dalam waktu dekat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow