Polisi Malaysia Periksa CCTV KLIA Terkait Penyelundupan Narkoba Pilot
Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Bukit Aman atau Kepolisian Malaysia (PDRM) meneliti rekaman kamera pengawas (CCTV) di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pasca-penangkapan seorang pilot maskapai penerbangan yang membawa 70.114 butir ekstasi seberat 25 kilogram serta 2,7 gram sabu ke Indonesia. Pemeriksaan rekaman CCTV tersebut dilakukan guna mendalami skema operasi serta alur penyelundupan narkotika yang diduga memanfaatkan awak pesawat dan jalur udara internasional. Pengusutan jaringan ini menyusul tindakan petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang meringkus pilot bernama Mohd Saufi bin Othman (MSO) pada Selasa minggu lalu atas kepemilikan puluhan kilogram barang haram tersebut.
Berdasarkan laporan Utusan Malaysia, PDRM berfokus melacak seluruh aktivitas tersangka di area bandara sebelum keberangkatan untuk membongkar keterlibatan sindikat narkotika.
Hasil penelusuran awal otoritas setempat mengonfirmasi bahwa pilot yang bersangkutan tidak memiliki rekam jejak tindak pidana di wilayah hukum Malaysia. "Pemeriksaan menunjukkan bahwa pilot tersebut tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya di PDRM," kata Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan.
Penyelidikan intensif masih terus berjalan untuk memastikan keberadaan oknum lain yang berpotensi memfasilitasi aksi penyelundupan narkoba melintasi batas negara tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow