BMKG Prakirakan Cuaca Garut Hari Ini Didominasi Cerah Berawan Hingga Hujan Ringan

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Kabupaten Garut dan sekitarnya didominasi oleh cuaca cerah berawan dari pagi hingga siang hari pada Senin (20/7/2026). Warga diimbau tetap mengantisipasi perubahan cuaca lokal seiring adanya potensi hujan dengan intensitas ringan yang dapat turun menjelang sore hari.

Berdasarkan data resmi prakiraan cuaca Jawa Barat dari BMKG, kondisi langit Garut pada pagi hari ini terpantau cerah dengan suhu udara yang relatif dingin khas musim kemarau. Kelembapan udara berkisar antara 60 hingga 95 persen dengan tiupan angin bertiup dari arah tenggara.

Memasuki siang hari, akumulasi awan mulai terjadi di wilayah pegunungan Garut, yang secara bertahap meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan mempersiapkan perlengkapan antisipasi hujan.

Tips Menjaga Kesehatan di Cuaca Seperti Ini Perkiraan Cuaca di Garut | GARUT UPDATE

Rincian Prakiraan Cuaca Kabupaten Garut

Prakiraan cuaca Garut terbagi dalam beberapa pemantauan waktu berkala sepanjang hari ini. BMKG merilis estimasi parameter cuaca meliputi suhu, kelembapan, dan kondisi langit secara umum.

Kondisi suhu udara di wilayah Garut hari ini berada pada rentang minimum 18 derajat Celsius hingga maksimum mencapai 30 derajat Celsius. Berikut adalah rincian prakiraan cuaca berkala untuk wilayah Kabupaten Garut hari ini:

Tabel Prakiraan Cuaca Kabupaten Garut per Periode Waktu Senin, 20 Juli 2026
Waktu (WIB)Kondisi CuacaSuhu (°C)Kelembapan (%)
07.00Cerah Berawan2085
10.00Cerah Berawan2570
13.00Berawan tebal3060
16.00Hujan Ringan2480
19.00Berawan2290
22.00Berawan1995

Fenomena Suhu Dingin Musim Kemarau

Banyak warga lokal di kawasan Priangan Timur melontarkan pertanyaan mengenai kondisi suhu udara belakangan ini. Pertanyaan seperti "kenapa pagi hari dingin banget saat kemarau" kerap menjadi pembahasan hangat di tengah masyarakat.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi dingin yang menusuk pada malam hingga pagi hari di musim kemarau dipengaruhi oleh pelepasan energi panas bumi yang berlangsung cepat ke atmosfer tanpa penghalang awan. Fenomena ini lumrah dikenal sebagai fenomena bediding kemarau, di mana massa udara dingin bertiup dari wilayah monsun Australia menuju wilayah Indonesia.

Selain suhu dingin, masyarakat Garut juga diimbau memperhatikan kondisi jarak pandang, terutama pada dini hari. Kondisi udara kabur yang kerap muncul di area dataran tinggi memiliki arti udara kabur menurut bmkg sebagai fenomena penurunan visibilitas akibat partikel kering atau partikel air yang melayang di atmosfer.

Melihat fluktuasi cuaca yang bergerak dari cerah berawan menuju hujan ringan, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan agenda kegiatan luar ruangan mereka secara fleksibel.

Beberapa langkah kesiapsiagaan yang direkomendasikan BMKG untuk menghadapi dinamika cuaca hari ini meliputi:

  • Membawa jas hujan atau payung bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki menjelang sore hari.
  • Menggunakan pakaian hangat atau jaket pada pagi hari untuk menjaga suhu tubuh dari fenomena suhu dingin.
  • Menjaga hidrasi tubuh dengan mengonsumsi air putih secara cukup selama cuaca terik di siang hari.

BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat akan terus memperbarui dinamika radar cuaca dan memberikan peringatan dini jika terpantau adanya potensi cuaca ekstrem yang berubah mendadak di wilayah Garut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed