BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Berawan Hari Ini 11 Juli 2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini pada Sabtu, 11 Juli 2026 didominasi oleh kondisi berawan di seluruh wilayah administrasi sejak pagi hingga malam hari. Masyarakat diimbau tetap waspada karena kualitas udara jakarta hari ini berada pada kategori tidak sehat dengan kelembapan udara yang cukup tinggi. Kondisi berawan ini merata di lima kota administrasi dan satu kabupaten di DKI Jakarta, dengan rentang suhu udara yang bervariasi di setiap wilayah.
Prakiraan cuaca jakarta untuk masing-masing wilayah menunjukkan karakteristik suhu dan tingkat kelembapan yang berbeda-beda, meskipun seluruhnya berstatus berawan.
Suhu dan Kelembapan Kota Administrasi
Berdasarkan data resmi BMKG, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara akan mengalami cuaca berawan dengan tingkat kelembapan yang relatif rendah di siang hari namun meningkat pada malam hari.
Sementara itu, kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur mencatatkan suhu maksimal tertinggi mencapai 35 derajat Celsius.
Berikut adalah data lengkap prakiraan cuaca jakarta hari ini per wilayah administrasi menurut BMKG:
| Wilayah Administrasi | Kondisi Cuaca | Suhu Udara (°C) | Kelembapan Udara (%) |
|---|---|---|---|
| Jakarta Pusat | Berawan | 24–34 | 38–79 |
| Jakarta Utara | Berawan | 25–33 | 45–78 |
| Jakarta Barat | Berawan | 24–34 | 37–85 |
| Jakarta Selatan | Berawan | 23–35 | 31–83 |
| Jakarta Timur | Berawan | 24–35 | 34–80 |
| Kepulauan Seribu | Berawan | 27–29 | 62–80 |
Kualitas Udara dan Parameter Lingkungan Jakarta
Selain kondisi awan, data parameter per jam dari AccuWeather menunjukkan bahwa kualitas udara di ibu kota saat ini berada dalam kategori tidak sehat. Kondisi ini dipengaruhi oleh kelembapan udara harian yang berkisar antara 40% hingga 85% serta tutupan awan yang bergerak dinamis di angka 1% hingga 70%.
Paparan sinar matahari juga terpantau kuat di beberapa waktu dengan Indeks UV Maksimal berkisar dari 0,9 yang berkategori rendah hingga mencapai 7,9 atau berkategori sangat tinggi. Dampak dari polusi dan kelembapan ini juga menurunkan jarak pandang atau visibilitas horizontal di wilayah daratan Jakarta yang terpantau hanya berkisar antara 3 hingga 5 mil saja.
Kelanjutan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
Guna mengantisipasi adanya potensi cuaca ekstrem jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama lembaga terkait masih melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC. Langkah mitigasi ini berkaca pada kejadian banjir Jakarta sebelumnya yang sempat merendam beberapa titik pada tanggal 12 dan 18 Januari 2026 lalu. Saat ini, pelaksanaan modifikasi cuaca jakarta telah memasuki hari keenam dengan fokus penyemaian garam dilakukan di zona overhead Perairan Selat Sunda dan Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan penilaian kategori risiko menengah yang dirilis oleh otoritas terkait, jadwal dan durasi operasi penanganan cuaca ini direncanakan untuk sementara berlangsung hingga tanggal 22 Januari 2026. Untuk wilayah perairan, BMKG juga merilis prakiraan cuaca Perairan Teluk Jakarta yang memiliki periode validitas mulai dari tanggal 10 Juli 2026 pukul 00.00 sampai dengan 13 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow