Qualcomm Tuntaskan Akuisisi Modular dan Gandeng BMW Group
Qualcomm merampungkan akuisisi perusahaan infrastruktur perangkat lunak AI Modular senilai 3,9 miliar dolar AS dan menyepakati kemitraan multi-tahun dengan BMW Group pada Rabu, 29 Juli 2026. Langkah strategis ini diumumkan tepat sebelum laporan keuangan kuartal ketiga dirilis.
Saham produsen semikonduktor tersebut terkoreksi tipis 0,8 persen pada perdagangan pagi hari di tengah pelemahan pasar secara umum. Walau demikian, data platform Stocktwits menunjukkan lonjakan volume perbincangan investor ritel hingga 40 persen dengan sentimen yang tetap optimis.
Berdasarkan estimasi analis di Koyfin, Wall Street memproyeksikan Qualcomm bakal membukukan pendapatan sebesar 9,6 miliar dolar AS. Sementara itu, laba per saham diperkirakan mencapai 2,22 dolar AS pada kuartal ini.
Pengambilalihan Modular senilai 3,9 miliar dolar AS dalam transaksi saham penuh tersebut menambahkan portofolio perangkat lunak AI ke Qualcomm. Aset yang diakuisisi mencakup bahasa pemrograman Mojo, platform inferensi MAX, dan produk Modular Cloud. Perusahaan yang didirikan oleh Chris Lattner ini akan tetap melanjutkan pengembangan produknya sembari memanfaatkan ekosistem Qualcomm.
CEO Cristiano Amon membingkai akuisisi tersebut sebagai solusi atas masalah inti industri dan memberi pengembang cara untuk menyebarkan AI "secara efisien di seluruh perangkat keras sembari memaksimalkan kinerja," alih-alih terkunci dalam satu ekosistem vendor.
Teknologi Modular dirancang untuk mendukung berbagai platform silikon, termasuk cip besutan Nvidia dan Advanced Micro Devices (AMD).
Di sektor otomotif, Qualcomm ditunjuk sebagai penyedia utama cip komputasi untuk sistem kokpit digital serta sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS/AD) pada kendaraan generasi baru BMW Group. Kerja sama ini mengusung portofolio Snapdragon Digital Chassis, termasuk platform Snapdragon Cockpit dan Snapdragon Ride.
Kemitraan tersebut melanjutkan kolaborasi sebelumnya dalam sistem Snapdragon Ride Pilot yang telah diluncurkan secara komersial pada BMW iX3 sejak November 2025. Hingga saat ini, saham Qualcomm tercatat telah turun hampir 7 persen sepanjang tahun 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow