SK Rapid Jamu SV Ried Demi Tiket Terakhir Kompetisi Eropa
SK Rapid menghadapi laga penentu leg kedua playoff kompetisi Eropa di Allianz Stadion pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 17.00 waktu setempat, guna mengejar ketertinggalan agregat 1-2 dari SV Oberbank Ried.
Klub asal Wina tersebut harus memenangkan pertandingan yang dipimpin wasit Christian-Petru Ciochirca ini demi menghindari kegagalan lolos ke kompetisi antarklub Eropa untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir.
Pemenang laga ini akan mengamankan tempat di babak kualifikasi kedua Conference League yang berpotensi memberikan pemasukan hingga lebih dari tiga juta euro jika berhasil menembus fase liga.
Menurut data Opta oleh Stats Perform yang dilansir bundesliga.at, SK Rapid sedang berada dalam tren negatif setelah menelan empat kekalahan beruntun di Bundesliga, yang menyamai rekor buruk klub pada tahun 2005.
Sebaliknya, SV Oberbank Ried berpeluang menjadi tim promosi pertama sejak LASK pada 2018 yang lolos ke Eropa melalui jalur liga, sekaligus mencatatkan partisipasi internasional pertama mereka dalam 14 tahun.
Pada pertandingan leg pertama, pemain Ried Nikki Havenaar mencetak gol sundulan ketiga kalinya musim ini, sementara Joris Boguo mencetak gol perdananya dalam 24 laga di kualifikasi tertinggi sepak bola Austria tersebut.
Di kubu Rapid, Petter Nosa Dahl mencatatkan delapan kali merebut bola dan terlibat dalam lima dari delapan tembakan tim, sedangkan bek Jakob Schöller menorehkan 76 aksi dengan bola.
Legenda klub sekaligus komentator Sky, Andreas Herzog, sempat kehilangan kesabaran saat menyaksikan permainan pasif Rapid pada pertandingan pertama melawan Ried.
"Na, stellts" euch doch noch weiter hinten rein. So wird das nichts", amuk Herzog karena strategi bertahan timnya.
Mantan pemain berusia 57 tahun tersebut kemudian melanjutkan kritiknya terhadap efektivitas serangan tim asuhan Johannes Hoff Thorup.
"Sorry, aber wenn die zwei da 30 Meter vom Tor wegstehen, wird das mit dem Tore schießen nichts", tambah Herzog.
Pelatih SV Oberbank Ried, Maximilian Senft, menegaskan bahwa skuadnya datang ke markas lawan dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan tiga kemenangan beruntun atas Rapid.
"Wenn es eine mansihaft schaffen kann, dann unsere", kata Senft sebelum melakoni pertandingan terakhirnya bersama tim.
Juru taktik berusia 36 tahun yang akan pindah ke Karlsruher SC pada musim panas tersebut memastikan timnya tidak akan bermain bertahan demi mengamankan hasil imbang.
"Auf Unentschieden spielen kennt die Mannschaft nicht", tegas Senft.
Dia juga meminta anak asuhnya untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik yang tersisa di penghujung musim ini.
"Es wird darum gehen, die Zitrone komplett auszupressen", ucap Senft.
Di sisi lain, kapten SK Rapid Matthias Seidl menegaskan bahwa penurunan performa tim belakangan ini tidak boleh dijadikan alasan untuk menyerah.
"Wir haben schon einige Niederlagen mitnehmen müssen, schon ein paar Spiele hintereinander verloren, das kann also keine Ausrede für Montag sein", ujar Seidl.
Pihak tuan rumah sendiri mengonfirmasi melalui media skrapid.at bahwa laga ini merupakan kesempatan terakhir bagi tim untuk menyelamatkan musim melalui surat kabar digital resmi klub.
"Das Hinspiel ist geschlagen. Die Ausgangslage ist folgende: Im Hinspiel mussten wir uns mit 1:2 geschlagen geben. Umso mehr gilt es heute, noch einmal alles auf den Punkt zu bringen und die Qualifikation für Europa trotz Überstunden doch noch zu schaffen", tulis perwakilan klub dalam rilis resmi tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow