Saham Jepang Melonjak ke Level Tertinggi Dipicu Sentimen AI

Smallest Font
Largest Font

Bursa saham Jepang mengalami lonjakan signifikan dengan indeks Nikkei 225 yang sukses mencetak rekor penutupan tertinggi baru selama lima sesi berturut-turut pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026.

Dilansir dari Jiji Press melalui nippon.com, indeks benchmark Nikkei 225 menguat sebesar 196,57 poin atau 0,27 persen ke level 71.250,06 di bursa Tokyo.

Minat beli investor terus mengalir pada saham-saham sektor semikonduktor dan komoditas terkait kecerdasan buatan (AI) lainnya, meskipun pergerakan sempat tertahan oleh aksi ambil untung akibat kekhawatiran pasar yang terlalu panas.

Tren positif ini berlanjut hingga awal perdagangan Senin, 21 Juni 2026, di mana laporan gurufocus.com mencatat indeks Nikkei kembali merangkak naik 0,6 persen ke level 71.691,01 poin.

Antusiasme berkelanjutan terhadap AI menjadi motor penggerak utama pasar saham di tengah ketidakpastian geopolitik global yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah dan pengawasan ketat terhadap harga minyak.

Namun, indeks TOPIX yang mencakup pasar lebih luas justru mengalami penurunan pertamanya dalam tiga sesi terakhir, merosot 23,22 poin atau 0,57 persen ke posisi 4.044,96 pada penutupan hari Jumat.

Sejumlah pialang saham menyatakan bahwa ketidakpastian seputar ketegangan di Timur Tengah, termasuk peringatan pejabat Amerika Serikat terkait tindakan terhadap Iran, sempat menahan momentum pembelian pemodal di sore hari.

Di tengah dinamika ini, perhatian pasar tertuju pada Super Micro Computer Inc (SMCI), penyedia teknologi server performa tinggi untuk pusat data AI yang dinilai mengalami salah harga oleh analisis pasar GuruFocus.

Berdasarkan data keuangan internal, nilai intrinsik atau GF Value SMCI berada di angka 86,18 dolar AS, jauh melampaui harga pasar saat ini sebesar 30,66 dolar AS yang mencerminkan status undervalued hingga 64,4 persen.

Perusahaan dengan kapitalisasi pasar sekitar 19,83 miliar dolar AS tersebut mencatatkan skor performa finansial komprehensif atau GF Score sebesar 84 dari 100, yang mengindikasikan potensi kuat untuk imbal hasil jangka panjang.

Metrik Evaluasi Finansial SMCI
Kategori MetrikPeringkat Nilai (Skala 10)
Pertumbuhan (Growth)10/10
Profitabilitas (Profitability)8/10
Momentum (Momentum)7/10
Kekuatan Finansial (Financial Strength)6/10
Valuasi (Valuation)2/10

Rasio P/E (TTM) dari Super Micro Computer Inc saat ini bertengger di posisi 16,22 kali, angka yang lebih rendah dibandingkan dengan nilai tengah P/E lima tahunan mereka sebesar 19,39 kali.

Laporan internal juga menunjukkan tidak ada aktivitas transaksi pembelian maupun penjualan saham yang dilakukan oleh orang dalam perusahaan (insider) selama tiga bulan terakhir.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed