Shin Tae-yong Pilih Latih Persija Jakarta dan Tolak Tawaran dari Jepang Serta China
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkapkan bahwa ia sempat menolak tawaran untuk melatih dari klub Liga Jepang dan China sebelum akhirnya memantapkan pilihan untuk bergabung dengan Persija Jakarta.
Shin Tae-yong memiliki beberapa opsi destinasi karier sebelum memutuskan berlabuh ke klub ibu kota. Alasan utama pelatih asal Korea Selatan tersebut langsung menyetujui pinangan dari pihak manajemen Macan Kemayoran adalah faktor proses adaptasi.
Ia merasa tidak akan membutuhkan banyak waktu untuk menyesuaikan diri dengan atmosfer sepak bola di Jakarta. Pemahaman mendalam mengenai sepak bola nasional menjadi modal utama sang juru taktik dalam mengambil keputusan besar ini.
Alasan Shin Tae-yong Menolak Klub Luar Negeri
Faktor bahasa, budaya, dan pengenalan lingkungan menjadi pertimbangan utama mengapa penawaran dari kompetisi negara lain akhirnya dikesampingkan oleh pria berusia 55 tahun tersebut.
"Ada banyak hal kenapa harus memilih Jakarta. Sebelum tawaran dari Persija Jakarta, sudah ada tawaran dari e Liga Jepang dan China," kata Shin Tae-yong, dikutip dari Youtube Persija, Rabu (17/06/2026).
"Kalau misalnya ke China, mungkin ada kesulitan ya, salah satunya seperti pelatih asing yang baru datang jadi enggak kenal apa-apa. Tetapi kan ya kalau Jakarta saya sangat kenal," ujarnya menambahkan, Rabu (17/06/2026).
Rekam jejak karier sang pelatih di tanah air memang tergolong panjang. Hal tersebut membuat dirinya memiliki ikatan emosional dan pemahaman kultural yang kuat dengan iklim sepak bola di Indonesia.
| Negara Asal Tawaran | Status Keputusan | Pertimbangan Utama |
|---|---|---|
| Jepang | Ditolak | Adaptasi lingkungan baru |
| China | Ditolak | Kesulitan pelatih asing baru |
| Indonesia (Persija) | Diterima | Sangat mengenal Jakarta |
Kedekatan Emosional dengan Jakarta
Kompetisi domestik Indonesia sudah sangat familiar bagi pelatih berkebangsaan Korea Selatan ini. Dirinya tercatat pernah menakhodai Tim Nasional Indonesia selama lima tahun, terhitung sejak akhir 2019 hingga awal 2025.
Selama periode melatih skuad Garuda, ia aktif memantau jalannya kompetisi kasta tertinggi di Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan secara konsisten guna menjaring pemain-pemain potensial untuk dipanggil memperkuat tim nasional.
"Sebenarnya hanya satu hal saja (alasan memilih Persija), ini tim ibu kota dan juga ya memang sudah cinta Jakarta jadi akhirnya memilih Jakarta," tutur Shin Tae-yong, Rabu (17/06/2026).
Keputusan strategis ini membawa warna baru bagi tim Persija Jakarta yang kini resmi berpindah kiblat taktik dari nuansa Brasil menuju ke era disiplin sepak bola Korea Selatan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow