Skotlandia Menguji Kedalaman Skuad Melawan Curacao di Hampden Park

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional sepak bola Skotlandia bersiap menguji kedalaman skuad pelapis saat menjamu tim zona CONCACAF, Curacao, dalam laga persahabatan di Stadion Hampden Park, Glasgow, pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 13.00 waktu setempat.

Manajer Skotlandia, Steve Clarke, mengambil langkah berani dengan mengistirahatkan enam pemain kunci, yaitu John McGinn, Scott McTominay, Che Adams, Lewis Ferguson, Kieran Tierney, dan Ross Stewart demi menghindari risiko cedera.

Keputusan rotasi tersebut diambil setelah skuad berjuluk The Tartan Army menelan kekalahan tipis 1-0 berturut-turut dari Pantai Gading dan Jepang pada awal tahun, sehingga laga ini krusial untuk membangun kembali momentum kemenangan.

Sesi persiapan tuan rumah telah berlangsung sepanjang pekan di kamp latihan Little Hampden dengan melibatkan sejumlah penggawa muda seperti Liam McFarlane, Luke Graham, Tyler Fletcher, dan James Wilson yang baru menyelesaikan musim domestik.

Di kubu lawan, Curacao yang berpenduduk sekitar 150.000 hingga 156.000 jiwa mengukir sejarah sebagai negara terkecil yang lolos ke putaran final Piala Dunia setelah melewati kualifikasi tanpa terkalahkan.

Tim tamu kembali didampingi pelatih veteran asal Belanda berusia 78 tahun, Dick Advocaat, yang sempat mundur pada Februari karena alasan pribadi namun kembali melatih bulan ini menyusul penolakan pemain terhadap metode Fred Rutten.

Curacao mendaftarkan sejumlah pemain berpengalaman di Liga Inggris dan Liga Belanda seperti Leandro Bacuna, Tahith Chong, dan Jurgen Locadia, meskipun penyerang utama Gervane Kastaneer harus memulai laga dari bangku cadangan.

"Curacao and Haiti are quite often playing against each other, so that will give us that level," tutur Clarke, Pelatih Kepala Skotlandia kepada BBC Scotland.

Evaluasi terhadap kekuatan tim lawan dari wilayah Amerika Utara dan Tengah menjadi perhatian utama tim kepelatihan tuan rumah dalam menyongsong turnamen besar mendatang.

"It will give us an idea of the level in that part of the world," kata Clarke.

Kendati mengistirahatkan sejumlah nama besar, Skotlandia tetap mengusung target kemenangan demi menghindari catatan tiga kekalahan beruntun untuk pertama kalinya sejak tahun 2024.

"What we hope for is a good competitive game against Curacao and, obviously, no injuries is first and foremost in everybody's mind," ujar Clarke.

Laga pemanasan ini juga menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk mematangkan komposisi strategi sebelum bertolak menuju putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.

"We want to win the game and give the crowd a good feeling as we leave and give ourselves a good feeling as we leave the country for what's going to be a big challenge," ucap Clarke.

Setelah merampungkan pertandingan di Glasgow, rombongan timnas Skotlandia dijadwalkan terbang menuju Florida pada hari Minggu untuk melanjutkan pemusatan latihan di Florida Blue Training Center milik Inter Miami.

The Tartan Army selanjutnya akan melakoni laga uji coba pamungkas melawan Bolivia di New Jersey, sebelum memulai perjuangan di Grup H Piala Dunia 2026 melawan Haiti pada 14 Juni 2026 di Foxborough.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed