Ajax Amsterdam Lolos ke Final Play-off Kualifikasi Kompetisi Eropa
Ajax Amsterdam memastikan langkah ke babak final play-off kualifikasi UEFA Conference League musim 2026/2027 setelah menundukkan FC Groningen dengan skor 2-0 pada laga semifinal. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Kras, Volendam pada Jumat, 21 Mei 2026 dini hari WIB.
Kemenangan klub berjuluk De Godenzonen tersebut dipastikan melalui gol Davy Klaassen pada menit ke-24 dan Jorthy Mokio pada menit ke-57. Hasil ini membawa Ajax menantang FC Utrecht di partai puncak yang digelar pada Minggu, 24 Mei 2026, setelah sang lawan mengalahkan Heerenveen 3-1.
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tampil penuh selama 90 menit di bawah mistar gawang Ajax dan mencatatkan performa solid hingga meraih rating 8,1 dari Fotmob. Sepanjang musim 2025/2026, penjaga gawang berusia 27 tahun tersebut kini telah mengoleksi enam clean sheet bersama Ajax.
Laga kandang Ajax terpaksa dialihkan ke Volendam karena Johan Cruijff Arena sedang digunakan untuk konser musik. Selain pemindahan lokasi, laga ini sempat diwarnai kontroversi akibat larangan kehadiran suporter FC Groningen demi alasan keamanan serta absennya dua bek Ajax, Josip Sutalo dan Ko Itakura.
Absennya kedua pemain tersebut memicu spekulasi dalam siaran televisi ESPN bahwa mereka sengaja menghindari risiko cedera menjelang turnamen Piala Dunia 2026. Situasi internal Ajax kian memanas setelah analis sepak bola memberikan kritik tajam terhadap komitmen para pemain tersebut.
"Als dat zo is, dan is dat natuurlijk echt een schande" kata Bram van Polen, Analis ESPN.
Menurut pandangan Bram van Polen, setiap pemain yang berada dalam kondisi fit dan tidak cedera seharusnya tetap bersedia diturunkan dalam pertandingan krusial bagi klub. Pelatih Ajax, Óscar García, menolak memberikan penjelasan rinci dan memilih fokus kepada jajaran pemain yang berkomitmen di lapangan.
Ketegangan juga berlanjut hingga pertandingan final melawan FC Utrecht pada 24 Mei 2026, di mana kepemimpinan wasit Allard Lindhout menjadi sorotan tajam. Wasit tersebut dinilai tidak meyakinkan sejak babak pertama, terutama saat mengabaikan tekel keras Dani de Wit pada menit ke-32 terhadap pemain Ajax, Lucas Rosa.
“Ini adalah pelanggaran pertama di mana Anda benar-benar bisa mempertimbangkan kartu kuning,” kata komentator ESPN Mark van Rijswijk.
Komentator Mark van Rijswijk menambahkan bahwa De Wit sama sekali tidak berniat menguasai bola untuk menghentikan serangan Ajax, yang memicu kemarahan Rosa. Kritik terhadap performa wasit Lindhout juga dilayangkan oleh jurnalis De Telegraaf, Mike Verweij, melalui akun media sosialnya.
“Mengapa Gözübüyük dan Makkelie, wasit terbaik di Belanda, tidak ditugaskan untuk memimpin final playoff?”, tulis Mike Verweij, Jurnalis De Telegraaf.
Menurut laporan Goal.com, Mike Verweij menilai KNVB telah mengambil keputusan buruk karena Lindhout dinilai membuat kekacauan di laga Ajax melawan Utrecht. Pemenang dari pertandingan final ini berhak mendapatkan tiket kelolosan menuju UEFA Conference League musim 2026/2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow