Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia pada Usia 76 Tahun
Aktor senior Diding Boneng atau Zainal Abidin meninggal dunia pada usia 76 tahun pada Senin (3/8/2026) pagi. Kabar duka mengenai pemeran film Warkop DKI tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan pengurus Sanggar Perkasa.
Putra Diding Boneng, Wira, membenarkan informasi berpulangnya sang ayah. Jenazah sang aktor rencananya akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Pusat, setelah waktu shalat Ashar.
"Iya bokap meninggal," tulis Wira.
Meski penyebab pasti kematian belum diumumkan, sang anak membeberkan kepastian lokasi serta jadwal pemakaman almarhum.
"Iya pemakaman Menteng Pulo, habis Ashar," tulis Wira lagi.
Sebelum wafat, pemeran dalam film Badarawuhi di Desa Penari ini sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat riwayat penyakit asma yang dideritanya. Kondisi kesehatannya sempat memburuk sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas medis.
"Saya memang punya asma, menurut dokter. Malam-malam, asma itu datang. Saya masih di rumah.
Nah, sampai enggak bisa napas saya. Sesak habis," kata Diding Boneng.
Pihak Sanggar Perkasa, tempat almarhum menyalurkan ilmu seni perannya di kawasan Tambun, Jawa Barat, turut menyampaikan rasa duka yang mendalam melalui media sosial Instagram.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar @sanggar_perkasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya opa @didingasli," tulis pihak Sanggar Perkasa.
Pengurus sanggar mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi serta bimbingan yang telah diberikan almarhum kepada anak-anak didik di sanggar tersebut.
"Kebaikan serta dedikasi Bung dalam berbagi ilmu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dan kenangan kami," tulis pihak Sanggar Perkasa.
Selain menyampaikan apresiasi atas jasa-jasanya, pihak sanggar memanjatkan doa terbaik untuk almarhum Diding Boneng.
"Serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," tulis pihak Sanggar Perkasa.
Mereka juga menyampaikan simpati serta doa bagi keluarga almarhum agar diberikan ketabahan dalam menghadapi masa duka.
"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini," tulis pihak Sanggar Perkasa.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, pengurus sanggar berkomitmen untuk terus melestarikan warisan ilmu seni peran yang ditinggalkan almarhum.
"Selamat jalan, Bung, Abang, Opa, Diding. Jasa dan ilmu yang telah Bung titipkan akan terus hidup dalam setiap langkah dan karya anak-anak Sanggar Perkasa. Al-Fatihah," tulis pihak Sanggar Perkasa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow