Aktor Diding Boneng Meninggal Usai Berjuang Melawan Stroke dan Asma
Komplikasi penyakit stroke dan asma bawaan menjadi penyebab meninggalnya aktor senior Zainal Abidin Zeta atau Diding Boneng pada Senin (3/8/2026) pukul 06.04 WIB. Seniman berusia 76 tahun tersebut sempat dirawat intensif di rumah sakit sebelum mengembuskan napas terakhirnya di rumah duka, Pegangsaan, Jakarta Pusat.
Sebelum dipindahkan ke ruang perawatan biasa, Diding Boneng sempat mendapat pemantauan ketat di unit khusus penanganan stroke Rumah Sakit Tarakan selama 10 hari. Adik almarhum, Zainal Arifin, membeberkan kronologi penanganan medis yang dijalani sang kakak saat ditemui di rumah duka.
"Awalnya sakitnya cuma maag. Begitu ke dokter, ternyata dokter bilang ada stroke. Akhirnya disarankan opname di rumah sakit," ujar Zainal Arifin, adik Diding Boneng, dilansir dari kumparan.
Kondisi stroke tersebut berdampak langsung pada kemampuan komunikasi almarhum. Zainal menjelaskan bahwa efek stroke sempat membuat saraf lidah kakaknya tertarik hingga mengalami kekakuan.
"Sudah nggak bisa omong, sudah kelu lidahnya karena stroke kan ketarik lidahnya," jelas Zainal.
Selain stroke, almarhum juga memiliki riwayat gangguan pernapasan yang sudah diidap sejak muda. Penyakit asma tersebut diketahui merupakan kondisi genetik dalam keluarga mereka.
"Kalau sakitnya memang dari masa muda itu genetik ya, asma. Dia asma, saya juga asma. Karena bapak saya asma," tambah Zainal.
Tim medis sebenarnya sempat mengizinkan Diding Boneng pulang ke rumah karena kondisinya dinilai membaik dan sudah bisa berjalan kembali. Namun, setelah tiga hari berada di rumah, almarhum kembali mengalami gangguan pernapasan pada Senin pagi hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat komplikasi asma, hipertensi, dan stroke.
"Tiga hari yang lalu pulang. Alhamdulillah saya lihat juga sudah sehat, sudah baguslah, bisa jalan," kenang Zainal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow