Al Ittihad Hadapi Al Qadsiah pada Laga Pamungkas Liga Pro Arab Saudi

Smallest Font
Largest Font

Al Ittihad bersiap menjamu Al Qadsiah dalam pertandingan pekan ke-34 atau laga penutup kompetisi Liga Pro Arab Saudi yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City pada Kamis, 21 Mei 2026.

Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi kedua tim di papan atas klasemen, di mana Al Qadsiah berada di peringkat keempat dengan 77 poin sedangkan Al Ittihad menempati posisi kelima dengan mengoleksi 55 poin.

Pelatih Al Ittihad, Sergio Conceicao, menerapkan formasi 4-4-2 yang dipimpin oleh Pereira sebagai kapten tim, sementara manajer Al Qadsiah, Brendan Rodgers, mengandalkan skema 3-5-2 di bawah kepemimpinan Nacho.

Klasemen Akhir Liga Pro Arab Saudi
PosisiTimMainMenangSeriKalahGol MasukGol KemasukanSelisih GolPoin
1Al Nassr34282491286386
2Al Hilal34259085275884
3Al Ahli34256371254681
4Al Qadsiah34238383344977
5Al Ittihad34167115548755
6Al Taawoun341581159461353
7Al Ettifaq34148125155-450
8NEOM34129134348-545
9Al Hazem34119143857-1942
10Al Fayha34108164154-1338
11Al Fateh34910154155-1437
12Al Khaleej34107175462-837
13Al Shabab34811154457-1335
14Al Kholood3496193961-2233
15Al Riyadh3479183563-2830
16Damac34611173255-2329
17Al Okhdood3455242770-4320
18Al Najma3437243276-4416

Menjelang pertandingan tersebut, manajer Al Qadsiah Brendan Rodgers menegaskan bahwa timnya mengusung mentalitas wajib menang demi mengakhiri musim di posisi terbaik.

"We have absolute faith in our capabilities," ujar Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Pernyataan tersebut disampaikan Rodgers dalam konferensi pers sebelum pertandingan untuk menunjukkan rasa optimistis skuadnya menghadapi Al Ittihad.

"The work we have put in recently gives us every reason to be optimistic about securing a positive result against a club of Al-Ittihad’s stature," kata Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Pertandingan ini juga membawa narasi penebusan bagi Al Qadsiah setelah mereka kalah dari Al Ittihad pada final Piala Raja musim lalu.

"Football always offers you a second chance," tutur Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Mantan pelatih Liverpool tersebut menilai kekalahan di masa lalu menjadi pelajaran berharga bagi timnya saat ini.

"We learned harsh but valuable lessons from that final, and now we want to seize this opportunity to end our campaign with a victory that rewards our supporters," ucap Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Mengenai pemilihan susunan pemain, Rodgers menegaskan tidak ada jaminan posisi utama bagi siapapun kecuali berdasarkan kesiapan teknis.

"In my managerial philosophy, there is no room for handouts in tactical choices," tegas Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Dirinya menambahkan bahwa persaingan sehat di dalam latihan sedang terjadi, terutama dari para pemain yang baru pulih dari cedera.

"The pitch belongs to whoever proves they deserve it and shows complete readiness to fight for every ball," kata Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Rodgers juga memuji perkembangan sepak bola di Arab Saudi yang dinilainya memiliki standar teknis dan infrastruktur kelas dunia.

"Saudi football is delivering impressive technical standards, backed by world-class infrastructure and facilities," puji Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Sejak menukangi tim pada Desember lalu, Rodgers mengaku mendapatkan sambutan hangat yang memudahkan proses adaptasinya.

"Since my arrival last December, I have encountered wonderful people, which has greatly eased my transition," ungkap Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Ia menutup keterangannya dengan memberikan apresiasi mendalam kepada para pendukung setia Al Qadsiah.

"I am incredibly grateful to this loyal fanbase that has supported us in every stadium," tutur Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Dukungan tersebut diakui menjadi faktor penting di balik performa impresif tim sepanjang musim ini.

"Their backing was the main driver for my swift adaptation to this new venture, and they have played a direct role in every success we achieved this season," kata Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Di kubu lawan, atmosfer internal Al Ittihad sempat terganggu oleh isu miring yang menerpa gelandang asal Aljazair, Houssem Aouar, terkait komitmennya kepada klub.

Dilansir dari africasoccer.com, sebagian suporter menuduh mantan pemain Olympique Lyonnais tersebut sengaja membesar-besarkan cedera agar absen di laga terakhir demi menjaga kebugaran menjelang Piala Dunia.

Aouar kemudian mengklarifikasi tuduhan tersebut melalui akun Twitter resminya dengan menyatakan penyesalan serta mengonfirmasi bahwa ia mengalami masalah kesehatan nyata selama beberapa hari terakhir.

Pemain tim nasional Aljazair tersebut juga menjelaskan bahwa ia sempat memaksakan diri bermain menahan rasa sakit pada pertandingan sebelumnya sebelum akhirnya kondisinya semakin memburuk.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed