Lionel Scaloni Ungkap Alasan Lionel Messi Cadangan Kontra Islandia
Kondisi kebugaran Lionel Messi menjadi alasan utama pelatih Tim Nasional Argentina, Lionel Scaloni, untuk kembali membangkucadangkan sang kapten dalam pertandingan uji coba terakhir melawan Islandia di Amerika Serikat sebelum Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diambil setelah kapten tim berjuluk Albiceleste itu mengalami cedera otot yang cukup parah saat membela klubnya, Inter Miami, dalam pertandingan terakhir melawan Philadelphia Union sebelum bergabung dengan pemusatan latihan tim nasional. Akibat gangguan kebugaran tersebut, penyerang veteran itu harus menjalani program pemulihan khusus dan berlatih secara terpisah dari rekan-rekan setimnya selama beberapa hari guna menghindari risiko cedera yang lebih parah.
Kendati sempat diperkirakan akan diistirahatkan secara total, Scaloni memastikan bahwa kondisi fisik sang pemain telah menunjukkan perkembangan yang sangat positif dan berpeluang mendapatkan menit bermain dalam laga persahabatan ini.
"Leo viene bien. Se entrenó una parte con el grupo, que eso es importante. Ya no está totalmente diferenciado, así que viene bastante bien.
Incluso puede ser que forme parte de alguno de los partidos. Algunos minutos de estos dos amistosos", ujar Lionel Scaloni, Pelatih Tim Nasional Argentina. Tim teknis Argentina sengaja membatasi menit bermain sang kapten agar ia dapat mengembalikan ritme kompetitif tanpa memberikan beban kerja yang berlebihan sebelum turnamen resmi dimulai.
Sebelumnya, dalam pertandingan uji coba pertama melawan Honduras, Scaloni memilih untuk sama sekali tidak menurunkan Messi meskipun para pendukung yang hadir di stadion terus menyuarakan nama sang bintang agar memasuki lapangan. Namun, setelah pertandingan melawan Honduras berakhir, penyerang Inter Miami itu terlihat menjalani latihan fisik bersama para pemain cadangan lainnya sebagai indikasi positif dari proses pemulihannya.
Langkah hati-hati ini diambil karena menjaga kondisi fisik terbaik Messi merupakan prioritas mutlak bagi tim juara bertahan tersebut, mengingat ajang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini berpotensi menjadi Piala Dunia keenam dalam karier profesionalnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow