Ancelotti Pantau Laga Athletico Paranaense Melawan Flamengo di Curitiba
Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, menghadiri langsung pertandingan pekan ke-16 Liga Brasil antara Athletico Paranaense dan Flamengo di Stadion Arena da Baixada pada Minggu, 17 Mei 2026, untuk memantau para pemain menjelang pengumuman skuad Piala Dunia.
Kehadiran Ancelotti di ibu kota Parana tersebut menjadi momen pertama dalam sejarah, di mana ia didampingi oleh jajaran direksi Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) dan disambut oleh Presiden Athletico Paranaense, Mario Celso Petraglia, di area VIP.
Laga tersebut dimanfaatkan Ancelotti untuk melakukan analisis terakhir terhadap tujuh penggawa Flamengo yang masuk dalam daftar 55 pemain sementara, yaitu Leo Ortiz, Leo Pereira, Alex Sandro, Danilo, Lucas Paquetá, Samuel Lino, dan Pedro.
Pertandingan yang berakhir dengan keunggulan awal bagi tuan rumah itu diwarnai blunder fatal penjaga gawang Flamengo, Agustin Rossi, yang gagal mengantisipasi tendangan Mendoza yang sempat berbelok arah.
Kesalahan ini memperpanjang catatan negatif Rossi setelah sebelumnya mendapat kritik tajam akibat penampilannya yang berujung pada tersingkirnya Flamengo oleh Vitoria di ajang Copa do Brasil.
Meskipun menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Flamengo, Rossi dipastikan tidak masuk dalam daftar skuad sementara tim nasional Argentina pilihan pelatih Lionel Scaloni untuk Piala Dunia 2026.
"Obviamente eu sempre tive esse desejo de ser convocado. Acho que o futebol brasileiro é muito forte, não só na América do Sul, mas no mundo também. Na última convocação, tiveram jogadores daqui chamados. Mas eu não penso nisso agora, penso que, se meu trabalho for bem feito, essa convocação pode chegar" kata Rossi, sebelum pengumuman daftar sementara timnas Argentina.
Selain masalah penjaga gawang, pertandingan ini juga melahirkan kontroversi penegakan hukum di lapangan saat pemain Athletico Paranaense, Felipinho, melakukan pelanggaran keras terhadap Lucas Paqueta.
Felipinho kedapatan mengarahkan pul sepatunya ke area tulang kering Paqueta pada menit ke-39 babak pertama, namun wasit Rafael Klein hanya memberikan kartu kuning tanpa adanya intervensi peninjauan ulang dari VAR.
Keputusan tersebut dinilai keliru oleh komentator perwasitan PC Oliveira, yang menegaskan bahwa pelanggaran berat tersebut seharusnya diganjar dengan hukuman kartu merah langsung.
Proses pemilihan pemain timnas Brasil sendiri dijadwalkan berlangsung di Museum Besok di Rio de Janeiro pada Senin, 18 Mei 2026, pukul 17.00 waktu setempat, dan akan disiarkan secara luas oleh stasiun televisi nasional serta platform digital.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow