Andrea Pirlo Klarifikasi Kontroversi Kontrak Komersial Timnas Italia

Smallest Font
Largest Font

Mantan pelatih United FC Andrea Pirlo akhirnya buka suara menanggapi kontroversi keterikatan komersialnya yang mengancam posisinya sebagai calon kuat pelatih tim nasional Italia pada Minggu (26/7/2026). Melalui pernyataan resmi, Pirlo menegaskan bahwa polemik seputar aktivitas bisnisnya tidak memiliki motif politis.

Langkah Pirlo ini diambil setelah namanya diusulkan oleh Direktur Teknik FIGC Paolo Maldini dan penasihat federasi Leonardo untuk menukangi Gli Azzurri. Namun, kerja samanya dengan sebuah agensi asal Rusia memicu perdebatan publik hingga memunculkan polemik besar di Italia.

Melalui akun media sosial pribadinya, pelatih klub Fc United yang berbasis di Dubai ini mengungkapkan kekecewaannya terhadap spekulasi yang beredar luas di publik terkait pencalonannya.

"Dalam beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan penuh rasa pahit perdebatan yang berkembang seputar nama saya dan kemungkinan untuk memegang peran sebagai Komisaris Teknis Tim Nasional Italia. Demi menghormati institusi, Federasi, dan semua orang yang terlibat, saya memilih untuk tetap diam hingga saat ini. Namun, saya merasa wajib untuk mengklarifikasi beberapa aspek," kata Pirlo.

Pirlo menjelaskan bahwa seluruh aktivitas profesionalnya selama ini, baik sebagai pemain maupun pelatih, selalu berjalan sesuai dengan hukum korporasi dan kontrak yang berlaku.

"Sepanjang karier saya, pertama sebagai pesepak bola dan sekarang sebagai pelatih, saya selalu menjalankan aktivitas saya dengan kepatuhan penuh terhadap hukum negara tempat saya bekerja dan kontrak yang saya tanda tangani. Kerja sama profesional yang menjadi subjek kontroversi baru-baru ini lahir dalam lingkup jalur kerja saya di Uni Emirat Arab dan murni bersifat komersial serta olahraga," tutur Pirlo.

Ia juga menolak keras tuduhan dari berbagai pihak yang menilai bahwa kontrak komersial dengan agensi komersial tersebut memiliki kaitan dengan pandangan politik tertentu.

"Memberikan makna politik pada kerja sama tersebut berarti menghubungkan keyakinan yang tidak pernah saya ungkapkan dan bukan milik saya dengan diri saya," sambung Pirlo.

Di akhir penjelasannya, Pirlo menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran manajemen federasi yang tetap memberikan kepercayaan penuh kepada dirinya di tengah tekanan publik.

"Saya ingin berterima kasih kepada Maldini dan Leonardo atas rasa hormat dan kepercayaan yang mereka tunjukkan kepada saya. Saya tahu kompetensi mereka, keseriusan mereka, dan cinta yang selalu mereka dedikasikan untuk sepak bola Italia. Saya menyesal bahwa pilihan yang bersifat olahraga dengan cepat terseret ke dalam debat publik yang akhirnya mengaitkan makna dan niat yang bukan milik saya kepada pribadi saya.

Cinta untuk Italia tidak bergantung pada suatu jabatan. Itu adalah bagian dari sejarah saya, identitas saya, dan akan terus menemani saya, selalu," ujar Pirlo.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed