Andy Xu Pimpin Klasemen Hari Kedua The Indonesia Pro-Am
Pegolf asal China Andy Xu berhasil merebut posisi puncak klasemen sementara pada hari kedua turnamen golf The Indonesia Pro-Am yang berlangsung di lapangan Gunung Geulis Country Club, Kamis (20/8), sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Pemain berusia 24 tahun tersebut mencatatkan skor terendah 64 atau 7-di bawah-par. Hasil tersebut langsung melambungkan posisi alumnus University of San Diego, AS, yang baru berstatus profesional pada 2024 ini ke puncak leaderboard dengan total skor 130 atau 12-di bawah-par.
Meskipun mampu menguasai posisi teratas, performa apiknya diraih setelah menaklukkan tantangan medan yang berat di lapangan.
"Saya bermain di West Course hari ini. Kondisinya (lapangan) memang tidak mudah. Tentu saja ada banyak kesempatan untuk birdie, tapi greennya cukup sulit.
Saya melakukan 2-3 putt hari ini. Tapi saya tetap menjaga, memasukkan banyak putt, dan mendapatkan speed yang tepat. Hal utama adalah jangan terlalu agresif, dan tetap menjaga kecepatan.
Itu sangat membantu saya hari ini," kata Xu.
Posisi Xu di puncak klasemen belum sepenuhnya aman karena ia hanya unggul satu pukulan dari Khavish Varadan (Malaysia) dan Darcy Brereton (Australia) yang mengantongi total 11-di bawah-par. Sementara itu, Nitithorn Thippong (Thailand) dan wakil tuan rumah Kevin C. Akbar membuntut ketat di peringkat T4 dengan raihan total 10-di bawah-par, di mana Kevin tengah mengincar gelar juara keduanya setelah edisi perdana 2023.
Selain Kevin, dua wakil Indonesia lainnya di nomor profesional rookie, yakni Amadeus Christian Sutanto dan Peter Gunawan, dipastikan lolos usai batas cut ditetapkan pada skor total 139 (3-di bawah-par). Amadeus yang melakoni debut profesionalnya di Asian Development Tour mencetak total skor 136 (6-di bawah-par), sedangkan Peter membukukan 3-di bawah-par.
Pada kategori tim, duet Parathakorn Suyasri (Indonesia) dan Luke Evan Moore (am) memimpin bersama pasangan Waris Manthorn (Thailand) dan Steven Dirga Setya (am) dengan skor total 119. Keduanya hanya unggul satu pukulan dari tiga tim penempel ketat, termasuk pasangan Khavish Varadan/Yosia Raja Simarmata (am.), Michele Ortolani/Maureen Shavelle Yose (am.), serta Jazz Janewattananond/Matthew Wanandi (am.) yang mengumpulkan skor 120.
Sebanyak 20 tim berhasil menembus putaran final yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (21/8) setelah memenuhi batas cut pada skor total 125.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow