Antonio Conte Berencana Tinggalkan Napoli demi Tim Nasional Italia

Smallest Font
Largest Font

Manajer Napoli Antonio Conte dilaporkan siap menyudahi kontraknya lebih awal atas kesepakatan bersama pada penghujung musim ini demi kembali menangani Tim Nasional Italia. Isyarat kepergian pelatih berusia 56 tahun tersebut menguat setelah ia sukses mengunci tiket kualifikasi UEFA Champions League bersama Il Partenopei pada Minggu, 17 Mei 2026.

Kekosongan kursi pelatih Gli Azzurri terjadi setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri akibat kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026 usai kalah dari Bosnia & Herzegovina di babak playoff. Berdasarkan laporan Football Italia, La Gazzetta dello Sport, dan Corriere dello Sport, pemutusan hubungan kerja di Napoli sedang disusun secara damai tanpa kompensasi finansial karena sang pelatih juga ingin beristirahat bersama keluarga.

Pertemuan penting mengenai masa depan klub sejatinya telah dilakukan sejak pertengahan April 2026 antara Conte dan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis.

"Presiden sudah mengetahui pemikiran saya sejak satu bulan lalu. Kami sudah membicarakan hal-hal positif dan juga yang kurang positif," kata Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Conte menambahkan bahwa komunikasi personalnya dengan sang presiden masih terjaga dengan sangat baik hingga saat ini.

"Saya akan selalu berterima kasih kepadanya karena telah memberi saya kesempatan melatih klub seperti Napoli," ujar Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Mantan arsitek Chelsea dan Juventus yang musim lalu mempersembahkan gelar Serie A bagi Napoli tersebut kemudian merefleksikan situasi awal kedatangannya.

"Saya datang ke Napoli dalam situasi yang sangat gelap dan menyedihkan. Saya berjanji ketika siklus saya selesai, saya akan meninggalkan tim yang solid dan ambisius," ucap Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Conte dikabarkan sangat berkeinginan kembali menukangi tim nasional setelah pemilihan presiden FIGC pada 22 Juni mendatang untuk mengulangi catatan historisnya pada rentang 2014-2016. Selama periode tersebut, ia membukukan 14 kemenangan dari 24 atau 25 laga serta membawa Italia menembus perempat final Euro 2016 sebelum disingkirkan Jerman lewat adu penalti.

Kekosongan posisi pelatih di Napoli memicu rumor perburuan manajer baru yang memunculkan nama Massimiliano Allegri dari AC Milan serta Maurizio Sarri dari Lazio. Sarri sendiri dilaporkan sedang berselisih dengan presiden Lazio, Claudio Lotito, setelah kekalahan dalam derby Roma.

"Mari kita mainkan pertandingan terakhir dulu. Saat ini mereka belum memberi tahu saya apa pun mengenai rencana masa depan. Saya tidak menyukai situasi musim ini, saya sama sekali tidak didengarkan dan saya tidak terlalu senang, mungkin klub juga tidak senang. Mari selesaikan musim liga ini dan lihat apakah mereka punya sesuatu untuk disampaikan kepada saya," kata Maurizio Sarri, Pelatih Lazio.

Evaluasi menyeluruh mengenai kepastian status manajemen Napoli serta rencana transfer pemain untuk musim depan dijadwalkan segera bergulir setelah laga pamungkas kompetisi Serie A berakhir.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed