FIGC Bidik Antonio Conte Jadi Pelatih Baru Timnas Italia

Smallest Font
Largest Font

Federasi Sepak Bola Italia atau FIGC mempertimbangkan Antonio Conte sebagai arsitek baru tim nasional Italia menyusul kekosongan kursi kepelatihan selepas Gennaro Gattuso mengundurkan diri pada Selasa, 19 Mei 2026.

Kabar yang dilansir dari tandaseru.id tersebut membuka peluang besar bagi juru taktik Napoli itu untuk meninggalkan posisinya pada akhir musim ini demi menangani Gli Azzurri.

Langkah mundur Gennaro Gattuso dipicu oleh kekalahan dramatis dari Bosnia & Herzegovina pada babak playoff yang membuat Italia absen dan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Hasil buruk tersebut sekaligus memperpanjang catatan kelam sepak bola Italia yang tercatat sudah tiga kali berturut-turut absen dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu.

Nama Antonio Conte muncul sebagai sosok ideal bagi FIGC karena ia sempat menakhodai Italia pada periode 2014 hingga 2016 dengan catatan 14 kemenangan, enam hasil imbang, dan lima kekalahan dari 25 laga.

Sinyal hengkang dari Napoli semakin menguat setelah Conte berhasil mengunci tiket kualifikasi UEFA Champions League untuk musim depan pascakemenangan telak Partenopei 3-0 atas Pisa Sporting Club pada pekan ke-37 Serie A, Minggu, 17 Mei 2026.

Dalam laga yang disiarkan lewat Suara tersebut, tiga gol kemenangan Napoli dicetak oleh Scott McTominay, Amir Rrahmani, dan Rasmus Højlund.

Meskipun Napoli sukses meraih gelar juara Serie A musim lalu, performa mereka merosot tajam musim ini akibat krisis cedera yang melanda 10 pemain utama, termasuk Kevin de Bruyne, David Neres, Amir Rrahmani, Billy Gilmour, Matteo Politano, Frank Zambo Anguissa, hingga Vanja Milinkovic-Savic.

Kondisi pincang tersebut berujung pada kekalahan 0-3 dari Juventus yang memastikan Napoli menyudahi musim ini tanpa raihan trofi domestik menurut laporan Investortrust.

“Bahkan pemain yang seharusnya sudah kembali justru tertunda. Ini situasi yang sulit. Apa yang saya sampaikan kepada para pemain adalah: tidak ada yang turun dari perahu. Kami sedang berada di tengah laut saat badai, tapi tidak seorang pun boleh meninggalkan kapal,” ujar Antonio Conte, Pelatih Napoli seperti dilansir Football Italia.

Menghadapi badai cedera tersebut, mantan pelatih Juventus dan Inter Milan itu terus menekankan krusialnya menjaga kesolidan dan kekuatan mental di dalam ruang ganti tim agar mampu melewati periode sulit.

“Badai ini belum selesai, dan tidak akan segera berakhir. Jadi kita semua harus siap. Yang terpenting, jangan kehilangan kepercayaan diri, jangan kehilangan keyakinan, dan jangan kehilangan antusiasme. Hal-hal itulah yang sejauh ini membedakan kami,” tegas Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Juru taktik berusia 56 tahun itu juga memberikan apresiasi mendalam terhadap daya juang skuad yang tersisa di tengah keterbatasan amunisi yang sangat serius.

“Sampai sekarang, kami sudah melakukan hal-hal luar biasa sambil menghadapi situasi yang sangat serius,” lanjut Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Saat ini fokus Napoli langsung dialihkan pada pertandingan terakhir fase liga Liga Champions melawan Chelsea di Stadion Diego Armando Maradona pada Rabu mendatang.

“Kami akan memberi pemain waktu istirahat, membantu proses pemulihan, menyiapkan pertandingan lewat video, dan tentu saja menyentuh aspek psikologis,” jelas Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Di sisi lain, Conte mengungkapkan bahwa keputusan dan pemikirannya mengenai masa depan klub sebenarnya sudah disampaikan langsung kepada Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, sejak sebulan lalu.

“Presiden sudah mengetahui pemikiran saya sejak satu bulan lalu. Kami sudah membicarakan hal-hal positif dan juga yang kurang positif,” kata Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Walaupun mengindikasikan bakal berpisah, hubungan personal antara sang manajer dengan De Laurentiis dilaporkan tetap terjaga dengan sangat baik hingga saat ini.

“Saya akan selalu berterima kasih kepadanya karena telah memberi saya kesempatan melatih klub seperti Napoli,” ujar Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Sambil mengenang awal kedatangannya ketika Napoli berada di posisi ke-10 klasemen dan kehilangan arah, Conte berjanji akan meninggalkan tim dalam kondisi yang stabil.

“Saya datang ke Napoli dalam situasi yang sangat gelap dan menyedihkan. Saya berjanji ketika siklus saya selesai, saya akan meninggalkan tim yang solid dan ambisius,” ucap Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Lebih lanjut, Conte menyindir balik para pengkritik yang menuding metode latihan kerasnya sebagai penyebab cedera pemain, dan menegaskan rentetan cedera tersebut murni karena insiden traumatis di lapangan yang tidak dapat dihindari.

Evaluasi menyeluruh mengenai status manajemen Napoli dan rencana transfer pemain untuk musim depan dijadwalkan segera bergulir setelah laga pamungkas Serie A pekan depan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed