Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah Jelang Laga Liverpool
Manajer Liverpool Arne Slot memberikan tanggapan resmi mengenai unggahan kritis Mohamed Salah di media sosial yang menyindir pendekatan taktis tim menjelang laga krusial penentu tiket Liga Champions melawan Brentford di Anfield.
Perseteruan internal ini mencuat setelah Liverpool menelan kekalahan 2-4 dari Aston Villa pada 15 Mei 2026, yang membuat Si Merah mencatatkan 12 kekalahan di Liga Inggris musim ini dan menunda kepastian posisi lima besar.
Salah meluapkan kekecewaannya secara terbuka dengan mengkritik penurunan standar tim serta menyatakan kerinduannya pada gaya sepak bola menyerang "heavy metal football" khas era Jurgen Klopp, sebuah unggahan yang kemudian disukai oleh 11 rekan setimnya.
Gelombang protes tersebut memicu spekulasi bahwa manajemen Liverpool, yang dipimpin CEO Michael Edwards dan Direktur Olahraga Richard Hughes, sedang mempertimbangkan pemecatan Slot demi membujuk Salah agar bersedia menghabiskan sisa satu tahun kontraknya di Anfield.
Meskipun jurnalis The Athletic James Pearce sempat membantah isu pergantian manajer, laporan terpisah dari Simon Hughes di media yang sama mengindikasikan Salah enggan bekerja sama lagi dengan Slot dan menuntut restrukturisasi direksi.
Menanggapi situasi yang memanas dan sorotan tajam media mengenai kepastian masa depan serta jaminan posisi starter bagi sang penyerang sayap, Slot memilih untuk fokus pada persiapan tim menuju kompetisi Eropa.
"Banyak pertanyaan; saya tidak melihat ada dampak apa pun pada tim, tidak ada yang berubah dalam latihan, kami hanya bersiap-siap," kata Arne Slot melansir Sky Sports.
Manajer asal Belanda itu menegaskan bahwa hubungannya dengan Salah tetap profesional dan keduanya memiliki komitmen yang sama untuk membawa kesuksesan bagi klub asal Merseyside tersebut.
"Dan Mo serta saya menginginkan yang terbaik untuk klub ini, dan tahun lalu kami berhasil mempersembahkan gelar juara liga bagi klub. Dan itulah fokus utama saya saat ini. Kemenangan pada hari Minggu akan memberi kami landasan yang kokoh untuk musim depan. Selain itu, saya tidak pernah membocorkan informasi tim sebelum pertandingan, jadi kalian harus bersabar," kata Slot.
Slot juga menambahkan bahwa pemain internasional Mesir berusia 33 tahun itu sebenarnya tidak memiliki masalah dengan taktik yang diterapkannya selama masa kepelatihannya.
"Mo senang dengan gaya permainan kami musim lalu, dan sepakbola telah berkembang, jadi ya, kami harus melakukannya untuk bersaing," kata Slot.
Dalam konferensi pers prapertandingan tersebut, Slot kembali menolak untuk memberikan kepastian apakah laga melawan Brentford akan menjadi momen perpisahan bagi Salah yang mencatatkan total 257 gol dalam 441 penampilan.
"Saya tidak pernah berkomentar mengenai susunan pemain. Menurut saya, pendapat saya tentang hal itu tidak terlalu penting. Yang penting adalah kami lolos ke Liga Champions pada hari Minggu dan saya mempersiapkan Mo serta seluruh tim sebaik mungkin untuk pertandingan tersebut," kata Slot seperti dikutip dari Goal.
Slot juga mengakui adanya kekecewaan besar di dalam tim akibat kegagalan mengunci posisi empat besar lebih awal saat menghadapi skuad asuhan Unai Emery di pertandingan sebelumnya.
"Saya sangat kecewa setelah kekalahan kami melawan Villa karena kemenangan akan memberi kami tiket ke Liga Champions yang tidak kami dapatkan. Kini tersisa satu pertandingan yang sangat krusial bagi kami sebagai klub. Kami berdua menginginkan yang terbaik untuk klub, kami berdua ingin klub sukses, dan itulah tujuan utama," kata Slot.
Terkait perubahan gaya bermain yang dikritik oleh Salah dan para suporter, mantan pelatih Feyenoord itu menegaskan rencananya untuk tetap membangun tim sesuai dengan visi sepak bola yang diyakininya.
"Saya harus menemukan cara untuk mengembangkan tim ini sekarang dan pasti di musim panas serta musim depan agar bisa sukses lagi, dan memainkan gaya sepak bola yang saya sukai. Dan jika saya menyukainya, para penggemar juga akan menyukainya karena saya tidak menyukai banyak hal dari cara kami bermain musim ini. Namun, kami berusaha mengembangkan tim dengan cara yang memungkinkan kami bersaing, tetapi juga memainkan gaya sepak bola yang disukai para penggemar, saya, dan semoga Mo—jika dia berada di tempat else pada saat itu—juga akan menyukainya," kata Slot.
Slot menilai kritik media sosial didasarkan pada banyak asumsi keliru dan mengingatkan kembali pencapaian bersama yang diraih tim pada musim kompetisi sebelumnya.
"Kalian membuat banyak asumsi. Pertama-tama kalian mengatakan bahwa dia ingin memainkan gaya itu, lalu mengatakan bahwa itu bukan gaya saya," kata Slot.
Ia menekankan bahwa evolusi taktik sangat dibutuhkan agar klub bisa tetap kompetitif di level tertinggi sepak bola modern.
"Saya pikir Mo sangat senang dengan gaya permainan yang kami mainkan tahun lalu karena itu membawa kami meraih gelar liga. Sepak bola telah berubah, sepak bola telah berkembang, tetapi kami berdua menginginkan yang terbaik untuk Liverpool, yaitu bersaing untuk meraih trofi, yang belum kami lakukan musim ini dan yang kami lakukan musim lalu. Dia dan tim – dan saya termasuk di dalamnya – membawa gelar liga kembali setelah lima tahun, dan kami ingin menantang gelar itu lagi musim depan serta terus mengembangkan tim. Itulah pandangan saya," kata Slot.
Mengenai tindakan para pemain lain yang secara terbuka mendukung unggahan kritis Salah di platform digital, manajer berusia 47 tahun itu mengaku tidak ambil pusing karena faktor usia.
"Media sosial muncul ketika saya sudah sedikit lebih tua, jadi seperti yang diketahui orang-orang, saya tidak terlalu terlibat. Saya tidak benar-benar tahu apa arti sebenarnya dari 'menyukai' sebuah postingan. Yang saya tahu, dan itulah dunia saya, adalah melihat bagaimana mereka berlatih, dan saya tidak melihat ada yang berbeda dibandingkan dengan sisa musim ini," kata Slot.
Kondisi internal yang bergejolak ini memancing komentar dari legenda klub Jamie Carragher yang memperingatkan Slot agar tidak mencoret Salah dari tim inti hanya karena alasan personal.
"Jika Slot tidak memberikan kesempatan bermain kepada Salah karena dia tahu dia akan dipecat, itu tindakan yang egois dan merugikan klub," kata Jamie Carragher kepada Sky Sports.
Sebaliknya, mantan kapten tim nasional Prancis Patrick Vieira menilai tindakan yang dilakukan oleh penyerang sayap Liverpool tersebut sudah melewati batas kedisiplinan tim.
Vieira mengambil sikap keras dan menyebut Salah seharusnya sudah tidak diizinkan bermain lagi untuk Liverpool setelah "tindakan tidak hormat" yang dilakukan di media sosial.
Liverpool kini hanya membutuhkan tambahan satu poin saat menjamu Brentford untuk memastikan langkah mereka ke kompetisi kasta tertinggi Eropa musim depan tanpa bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow