Mengungkap Asal Usul dan Keunikan Menu Chicken Tender di Restoran
Chicken tender merupakan salah satu menu favorit di berbagai restoran, terutama fast food. Makanan ini memiliki bentuk memanjang dan ukuran kecil dengan tekstur yang lebih empuk dibandingkan potongan ayam lainnya.
Tekstur kriuk khas dari chicken tender didapatkan karena potongan daging ayam ini dilapisi adonan tepung sebelum digoreng. Bagian dalamnya tetap lembut dan mudah dikunyah.
Nama chicken tender sebenarnya adalah kependekan dari "chicken tenderloin" yang merujuk pada bagian ayam yang digunakan. Potongan ini berasal dari otot kecil yang menempel di bawah dada ayam dan bisa dilepas dengan mudah tanpa alat.
Ukuran chicken tender biasanya sekitar 1,5 inci lebar dan 5 inci panjang, sesuai dengan deskripsi yang dikutip dari The Kitchn dan situs Huey Magoos. Lokasi potongan ini berada di sepanjang tulang dada ayam, di bawah daging dada utama.
Dari segi rasa dan tekstur, chicken tender hampir mirip dengan dada ayam, namun lebih lembut jika dimasak dengan benar. Karena kemudahan penggunaan, bagian ini sering dijual terpisah dan menjadi favorit untuk berbagai olahan seperti tumisan, sate, atau gorengan tepung.
Menu chicken tender juga disukai banyak keluarga karena praktis dan cocok dinikmati oleh semua kalangan tanpa harus memisahkan daging dari tulangnya.
Seperti yang dilansir dari Detik Food, salah satu restoran fast food di Jabodetabek menghadirkan chicken tender sebagai menu spesial dengan harga mulai Rp29.900 untuk seporsi berisi tiga potong. Menu ini juga tersedia dengan berbagai pilihan sambal seperti sambal bawang, sambal hijau, dan sambal matah, yang menambah cita rasa pedas gurih.
Selain itu, restoran tersebut menyediakan promo menarik yang memberikan diskon hingga 50% bagi pelanggan yang melakukan pembayaran melalui metode tertentu, berlaku hingga akhir Desember 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow