Atalanta Jamu Bologna demi Segel Tiket Liga Konferensi Eropa
Atalanta BC bersiap menjamu Bologna di New Balance Arena pada laga lanjutan Serie A hari Minggu, 17 Mei 2026, demi mengamankan tiket kualifikasi Liga Konferensi Eropa.
Pertandingan pekan ke-37 ini menjadi krusial karena Inter Milan baru saja menjuarai Coppa Italia atas Lazio, yang membuat jatah tiket kompetisi Eropa turun ke peringkat ketujuh klasemen Serie A.
Saat ini Atalanta menduduki peringkat ketujuh dengan keunggulan enam poin dari Bologna yang berada di posisi kedelapan, setelah mengumpulkan 15 kemenangan, 13 imbang, dan delapan kekalahan.
Skuat asuhan Raffaele Palladino hanya membutuhkan hasil imbang atau menghindari kekalahan dengan selisih tiga gol atau lebih untuk mengunci posisi tersebut, bermodalkan keunggulan head-to-head dari kemenangan 2-0 atas Bologna pada Januari lalu.
Atalanta menatap laga ini setelah menang 3-2 atas AC Milan, sementara Bologna asuhan Vincenzo Italiano baru saja mengalahkan Napoli dengan skor 3-2 melalui gol penentu dramatis dari Jonathan Rowe pada menit ke-91.
Bologna wajib menang dengan selisih minimal tiga gol atas Atalanta untuk menjaga peluang, sembari berharap bisa mengalahkan Inter Milan di pekan terakhir dan Atalanta kalah dari Fiorentina.
Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, memberikan pujian mendalam terhadap kebangkitan Federico Bernardeschi di timnya."We can say it now because the season is almost over, we won the bet," ujar Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Italiano menambahkan bahwa ada keraguan awal untuk mengembalikan kondisi sang pemain setelah bertahun-tahun meninggalkan sepak bola Eropa, namun ia menilai sang penyerang kini telah kembali ke performa terbaiknya.
"We were not gambling everything on a youngster nobody knew. There were doubts about getting him back in condition after years away from European football. In the end he blossomed and the player we knew returned. He is still a big kid because he still enjoys himself and gets angry when he does not play. He still has fire inside." kata Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Italiano juga memberikan tantangan besar kepada penyerang mudanya, Jonathan Rowe, yang menjadi pahlawan kemenangan di Stadion Diego Armando Maradona pekan lalu.
"He can become a champion if only he understood that training requires the same intensity as a match," ucap Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Terkait perbedaan performa Bologna yang dinilai lebih tajam saat melakoni laga tandang ketimbang laga kandang, Italiano memberikan analisisnya secara jujur.
"You cannot always have an explanation," tutur Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Italiano menyebut keriuhan pendukung sendiri terkadang membuat timnya kurang rasional, sedangkan di laga tandang mereka tampil sangat konkret dengan pertahanan solid dan efisiensi gol yang tinggi.
"Perhaps too much fervour and euphoria has made us less rational in front of our own fans. Away from home we have found incredible concreteness, we defend well and often score with our first shot on target. We did not do it on purpose, and I know some grumbling has arrived for this." kata Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Pelatih Bologna tersebut juga menegaskan komitmen timnya yang tidak akan menyerah begitu saja dalam perebutan tiket kompetisi Eropa.
"They have nothing left to ask of the season." ujar Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Italiano memastikan anak asuhnya akan berjuang sekuat tenaga hingga akhir kompetisi demi keajaiban lolos ke Liga Konferensi Eropa.
"We will try until the end." kata Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Mantan pelatih Fiorentina ini juga merefleksikan final Coppa Italia yang berlangsung hari Rabu sebelumnya dengan penuh emosi.
"Seeing that match made me think that we were there and we rejoiced," tutur Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Ia mengaku sangat bangga pernah mengangkat trofi tersebut dan melakukan pencapaian luar biasa dalam kariernya.
"I am proud of having lifted that trophy and doing something incredible." ucap Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Di kubu tuan rumah, pelatih Atalanta Raffaele Palladino meminta skuatnya tetap fokus dan merefleksikan periode sulit pada bulan April yang sempat merusak momentum mereka akibat badai cedera.
"We have analysed many things to understand why the results did not come," kata Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Palladino menjelaskan bahwa cedera yang menimpa Ederson, Charles De Ketelaere, dan beberapa pemain pilar lainnya terjadi secara bersamaan, meski ia mengapresiasi kerja keras para pemain dan dukungan fans.
"In the middle of it all there were injuries to Ederson, De Ketelaere and others. Unfortunately many things came together at once. The players always gave everything and showed their faces for Atalanta. The fans were close to us even in the difficult moments." ujar Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Palladino menilai potensi lolos ke Liga Konferensi Eropa akan menjadi pencapaian besar, mengingat ambisi klub untuk terus eksis di kompetisi Eropa selama sembilan tahun terakhir.
"It is nine years that Atalanta could arrive in Europe," tutur Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Menurutnya, kompetisi Eropa memiliki tantangan tersendiri dengan perjalanan tandang yang jauh dan menguras energi, sehingga kapasitas staf dan skuat harus benar-benar siap.
"In front of me I have an ambitious club with a desire to get there. The Conference League is a European competition with long away trips that can take energy, but it comes down to the capacity of the staff and squad to be ready for everything." kata Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Saat disinggung mengenai masa depannya di Bergamo yang belum menemui kejelasan, Palladino memilih bersikap terukur dan merujuk pada pernyataan objektif dari manajemen klub.
"I am focused on the present," ucap Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Ia menegaskan fokusnya saat ini adalah jangka pendek dan menyerahkan keputusan masa depan pada pertemuan evaluasi bersama manajemen di akhir musim nanti.
"The most important thing is that Percassi spoke sincerely about the future, his words were as objective as they were clear. At the end we will sit down together and evaluate whether our ideas align for the good of Atalanta." kata Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Terlepas dari apa yang akan terjadi selanjutnya, Palladino menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh jajaran direksi dan keluarga pemilik klub.
"I can only be grateful to Atalanta," tutur Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Ia berharap telah memberikan kontribusi positif selama masa baktinya dan sangat berterima kasih kepada keluarga Percassi, Pagliuca, serta direktur olahraga Tony D'Amico.
"I have given a lot to the club and I hope to have left a good mark. I am grateful to the Percassi and Pagliuca families and to sporting director Tony D’Amico, always present at Zingonia." ujar Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Atalanta dipastikan tampil tanpa bek Giorgio Scalvini yang mengalami cedera pergelangan kaki, Odilon Kossounou yang menyusul masuk ruang perawatan, serta Isak Hien yang mendapat sanksi larangan bertanding akibat akumulasi kartu kuning.
Bologna juga pincang tanpa Nicolo Casale, Martin Vitik, dan Nicolo Cambiaghi karena cedera, ditambah absennya bek Jhon Lucumi yang terkena skorsing akumulasi kartu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow