Austria dan Aljazair Berebut Tiket Babak 32 Besar di Kansas City

Smallest Font
Largest Font

Timnas Austria dan Timnas Aljazair bertanding dalam laga pamungkas Grup J Piala Dunia 2026 di GEHA Field di Arrowhead Stadium, Kansas City, Amerika Serikat, pada Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 22.00 waktu setempat demi memperebutkan tiket lolos ke babak 32 besar.

Pertandingan krusial ini dipimpin oleh wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, serta dibantu oleh dua hakim garis مواطنnya, Andrey Tsapenko dan Timur Gaynullin, sedangkan Katia Itzel Garcia dari Meksiko bertindak sebagai wasit keempat.

Dilansir dari Goal.com, kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi tiga poin setelah masing-masing mengalahkan Yordania dan kalah dari juara bertahan Argentina, namun Austria berada di peringkat kedua karena unggul selisih gol dari Aljazair yang tertahan di posisi ketiga.

Pemenang laga ini dipastikan melaju mendampingi Argentina, sementara hasil imbang sudah cukup bagi Austria untuk lolos sebagai runner-up grup dan Aljazair harus menunggu nasib dari jalur peringkat ketiga terbaik.

Uniknya, struktur turnamen memicu spekulasi taktik karena tim yang finis di posisi kedua Grup J kemungkinan besar akan menghadapi juara Eropa, Spanyol, di babak 32 besar, sedangkan tim peringkat ketiga diprediksi mendapat lawan yang lebih mudah.

Menurut laporan CNN, situasi penempatan bagan yang tidak biasa ini memicu kekhawatiran taktik pasif dari kedua tim demi menghindari posisi runner-up, mirip dengan peristiwa sejarah sepak bola masa lalu antara Jerman Barat dan Austria yang merugikan Aljazair.

Ralf Rangnick menurunkan susunan pemain utama Austria dengan formasi Alexander Schlager; Stefan Posch, Philipp Lienhart, David Alaba, Phillipp Mwene; Nicolas Seiwald, Xaver Schlager; Romano Schmid, Konrad Laimer, Marcel Sabitzer; Marko Arnautović.

Di kubu seberang, pelatih Aljazair Vladimir Petkovic mempercayakan lini depan kepada kapten Riyad Mahrez bersama Amine Gouiri dan Farès Chaïbi dalam formasi awal yang menyertakan Oussama Benbot dan Aïssa Mandi.

Pertandingan ini berlangsung dalam kondisi cuaca berawan sebagian di atas stadion dengan suhu berkisar antara 26 derajat Celsius hingga 24 derajat Celsius disertai kelembapan tinggi yang mencapai 96 persen hingga akhir laga.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed