Austria Menghadapi Yordania pada Laga Pembuka Grup J Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional sepak bola Austria dijadwalkan menghadapi tim debutan Yordania dalam pertandingan pembuka babak penyisihan Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Levi's, Santa Clara, California, pada Rabu, 17 Juni 2026. Pertandingan ini menandai kembalinya Austria ke panggung tertinggi sepak bola dunia setelah terakhir kali berpartisipasi pada edisi 1998 di Prancis, sementara bagi Yordania laga ini menjadi debut bersejarah sepanjang sejarah partisipasi mereka. Austria lolos ke putaran final setelah menjuarai Grup H kualifikasi zona UEFA dan mencatatkan performa impresif di bawah arahan pelatih Ralf Rangnick, dengan menduduki peringkat 24 dalam daftar peringkat dunia FIFA.

Di kubu lawan, Yordania yang kini dilatih oleh Jamal Sellami mengalami peningkatan performa signifikan hingga menempati peringkat 63 FIFA setelah sebelumnya berhasil menjadi runner-up Piala Asia 2023 di bawah asuhan Hussein Ammouta.

Namun, persiapan Al Nashama menjelang turnamen ini diwarnai tren minor karena gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan uji coba terakhir, termasuk menelan kekalahan dari Kolombia dan Swiss. Sebaliknya, Das Team modal kuat dengan status belum terkalahkan dalam lima laga terakhir mereka, termasuk memetik kemenangan tipis atas Korea Selatan dan Tunisia dalam pertandingan persahabatan menjelang turnamen.

Pelatih Yordania, Jamal Sellami, mengungkapkan bahwa keberadaan timnya di kompetisi ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi sejarah sepak bola negara tersebut. "Keberadaan Yordania di Piala Dunia adalah sebuah kemuliaan dan sejarah tersendiri. Pertandingan pertama sangat penting dalam perjalanan sejarah seorang pemain di Piala Dunia, dan tim akan menghadapi Austria yang kuat," kata Jamal Sellami.

Sellami menambahkan bahwa fokus utama skuadnya adalah mengatasi kecemasan di awal laga serta mengimbangi permainan lawan yang lebih berpengalaman demi mengamankan hasil positif. "Hal terpenting adalah memulai dengan baik karena adanya kecemasan di awal dan kurangnya pengalaman, namun para pemain memiliki kemampuan untuk mengimbangi awal pertandingan dan meraih hasil positif. Meskipun menghormati Austria sebagai salah satu tim kuat, Yordania siap untuk menghadapi pertandingan tersebut." kata Jamal Sellami. Ia juga menegaskan bahwa pencapaian positif yang ditunjukkan oleh perwakilan konfederasi Asia lainnya memberikan suntikan moral yang besar bagi anak asuhnya.

"Hasil yang diraih oleh tim-tim Asia dan Arab sangat memotivasi karena mereka mampu bersaign secara seimbang dengan berbagai negara sepak bola." kata Jamal Sellami.

Menurutnya, motivasi kolektif dari kesuksesan tim se-konfederasi akan mendorong para pemain untuk memberikan performa maksimal di atas lapangan. "Hal ini memberikan perasaan dan dorongan positif bagi para pemain Yordania untuk tampil maksimal dalam pertandingan mendatang," kata Jamal Sellami. Materi pemain kedua tim dipastikan pincang setelah gelandang Austria, Christoph Baumgartner, dicoret akibat cedera otot paha, sementara Yordania kehilangan penyerang andalan Yaza Al Naimat yang mengemas delapan gol selama fase kualifikasi.

Kapten Austria, David Alaba, yang diprediksi tetap tampil sebagai starter meski kondisinya sempat diragukan, menyatakan ambisi besar timnya dalam turnamen edisi kali ini.

"Somos una selección que sueña a lo grande", kata David Alaba. Laga ini dipimpin oleh wasit Dahane Beida asal Mauritania, di mana pemenang dari pertandingan ini akan memimpin klasemen sementara Grup J yang juga dihuni oleh Argentina dan Aljazair.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed