Bank Internasional Jual Dolar AS Dekati Rp18000 Sesuai Pelemahan Rupiah

Smallest Font
Largest Font

Dua bank internasional besar di Indonesia, Bank HSBC Indonesia dan Bank DBS Indonesia, mulai menjual dolar Amerika Serikat di atas level Rp17.900 per Selasa, 26 Mei 2026. Langkah ini diambil menyusul pergerakan nilai tukar rupiah yang sempat anjlok hingga menyentuh angka Rp17.905 per dolar Amerika Serikat berdasarkan data Bloomberg.

Dilansir dari idnfinancials.com pada Kamis, 28 Mei 2026, mata uang Garuda sempat melemah ke titik Rp17.905 pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya menguat tipis ke level Rp17.879 pada pukul 11.47 WIB. Berdasarkan catatan performa satu bulan terakhir, rupiah telah terdepresiasi sebesar 3,84% terhadap dolar Amerika Serikat, bahkan ambles hingga 7,18% jika dihitung sejak awal tahun.

Merespons situasi tersebut, Bank HSBC Indonesia menetapkan harga jual dolar Amerika Serikat di level Rp17.985, sedangkan Bank DBS Indonesia menjualnya di angka Rp17.960. Rentang harga penawaran ini berada di atas pergerakan nilai tukar pasar spot global yang sempat kembali ke area Rp17.800.

EBC Financial Group dalam laporan pertengahan Mei lalu memproyeksikan momentum penguatan dolar Amerika Serikat berpotensi membawa rupiah menembus level Rp18.000 pada akhir tahun jika tren ini terus berlanjut. Penguatan mata uang Paman Sam ini dipicu oleh rencana kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS, The Fed, guna menekan inflasi yang membubung akibat konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat yang belum menemui titik terang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed