Barcelona Hadapi Feyenoord di Liga Champions dengan Van Bronckhorst dan Yamal
Barcelona akan membuka kampanye Liga Champions 2026-27 pada Rabu malam melawan Feyenoord di Camp Nou, dengan Giovanni van Bronckhorst sebagai pelatih Feyenoord yang kembali ke stadion lamanya.
Pertandingan ini menjadi pertemuan resmi ketiga antara Barcelona dan Feyenoord, sekaligus menandai momen penting bagi Van Bronckhorst yang pernah bermain dan meraih banyak gelar bersama Barcelona.
Van Bronckhorst mengatakan, "Kami sekarang punya empat hari untuk mempersiapkan pertandingan Liga Champions pertama kami. Kami menantikan menghadapi Barca dan memberikan penampilan yang hebat di Camp Nou."
Legenda Feyenoord dan mantan pelatih timnas Indonesia, Wim Rijsbergen, mengingat perjalanan timnya ke Camp Nou pada 1974 yang berakhir dengan kekalahan 3-0. Ia mengingatkan Van Bronckhorst agar menerapkan strategi permainan yang kompak dan tidak menerapkan pressing tinggi di stadion besar tersebut.
"Kami pernah bermain di stadion besar, tapi Barcelona memiliki stadion yang lebih besar. Nama-nama besar itu mendapat dorongan ekstra. Sekarang pelatih ingin pressing tinggi, tapi itu tidak bijak. Harus kompak," ujar Rijsbergen.
Van Bronckhorst memiliki sejarah sukses di Barcelona, bergabung pada musim 2003-04 dengan status pinjaman dari Arsenal sebelum akhirnya dibeli permanen senilai €2 juta. Ia membantu Barcelona menjuarai La Liga dua kali dan UEFA Champions League 2005-06, menjadi satu-satunya pemain yang tampil di semua pertandingan Liga Champions musim itu.
Sementara itu, Barcelona juga menyoroti Lamine Yamal, pemain muda yang berpotensi memecahkan rekor gol terbanyak di Liga Champions untuk pemain berusia 20 tahun ke bawah. Yamal, yang berusia 19 tahun, telah mencetak 11 gol dalam 33 pertandingan Liga Champions.
Untuk memecahkan rekor yang dipegang Kylian Mbappe dengan 13 gol, Yamal butuh dua gol lagi. Ia datang dalam performa terbaik dengan mencetak empat gol dalam dua pertandingan La Liga terakhir.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memuji Yamal dan timnya setelah kemenangan 5-0 atas Valencia, namun menegaskan masih banyak ruang untuk perbaikan. "Hari ini adalah pertandingan fantastis, hampir sempurna. Kami menguasai dan dominan.
Ini yang saya inginkan: mengontrol pertandingan dan mencari ruang. Tapi tidak ada yang sempurna. Kita bisa lebih baik," ujar Flick.
Barcelona memasuki pertandingan ini dengan catatan memenangkan semua empat pertandingan La Liga awal musim dan telah mencetak 17 gol. Namun, mereka belum pernah mencatatkan clean sheet dalam 15 pertandingan Liga Champions terakhir, memberikan peluang bagi Feyenoord untuk mencetak gol di Camp Nou.
Feyenoord datang dengan rekor tak terkalahkan dalam lima pertandingan awal musim ini, termasuk kemenangan 3-1 atas Nijmegen. Mereka akan kehilangan beberapa pemain karena cedera dan suspensi, namun memiliki beberapa ancaman seperti Gjivai Zechiel yang tampil impresif.
Barcelona juga tidak akan diperkuat Frenkie de Jong dan Roony Bardghji karena cedera lutut, sementara Eric Garcia absen karena skorsing. Pelatih Flick menghadapi pilihan sulit dalam menentukan susunan pemain untuk memaksimalkan kedalaman skuadnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow