Barcelona Mengincar Rafael Leao Setelah Dilepas AC Milan
Klub raksasa Spanyol Barcelona dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan untuk merekrut penyerang sayap AC Milan, Rafael Leao, yang bernilai sekitar 60 hingga 70 juta euro setelah sang pemain tidak masuk dalam proyeksi jangka panjang pelatih baru Ruben Amorim.
Dilansir dari laporan media Italia La Gazzetta dello Sport dan Mundo Deportivo, raksasa Catalan tersebut telah meminta informasi mengenai situasi terkini pemain berusia 27 tahun itu, meskipun mereka menghadapi kendala finansial yang cukup besar akibat belanja pemain sebelumnya.
Keuangan Barcelona saat ini sedang tertekan setelah merampungkan transfer Anthony Gordon seharga 70 juta euro ditambah bonus 10 juta euro, serta fokus mengupayakan perekrutan Julian Alvarez dari Atletico Madrid yang nilainya diperkirakan menembus 100 juta euro.
Sebagai jalan keluar, skema peminjaman dengan kewajiban pembelian menjadi opsi logis yang mungkin dipertimbangkan oleh AC Milan untuk membagi beban pembayaran manajemen Blaugrana selama beberapa musim ke depan.
Selain Barcelona, penyerang internasional Portugal itu juga memikat perhatian dari klub-klub lain seperti Tottenham Hotspur, Manchester United, serta sejumlah tim dari Liga Pro Saudi yang ikut memantau perkembangannya.
Langkah Tottenham bahkan dilaporkan cukup agresif di bawah manajer Roberto De Zerbi yang berniat merombak tim selepas terpuruk di kancah domestik, menyusul rekor transfer klub sebelumnya saat mendatangkan Sandro Tonali senilai 116 juta euro.
Di tengah spekulasi kepindahannya dari Serie A, Rafael Leao menyatakan pandangannya mengenai sosok juru taktik baru Rossoneri yang menggantikan posisi manajer terdahulu sebelum fokusnya tercurah pada turnamen internasional.
"At dieses moment, I need to stay focused on the World Cup. What I do know is that this is a very good coach, he did well in Portugal, it didn’t go the way he wanted at Manchester United, but he remains a great coach." ujar Rafael Leao, Penyerang AC Milan.
Pemain yang sempat mencatatkan assist untuk gol Goncalo Ramos saat Portugal menghadapi Kroasia di babak 32 besar ini menegaskan bahwa kepastian masa depannya baru akan diputuskan seusai kompetisi berakhir.
"I will make a decision after the World Cup." kata Rafael Leao, Penyerang AC Milan.
Mantan pemain Sporting CP itu juga mengakui keinginannya secara terbuka untuk mencari pengalaman baru setelah merasa petualangannya di kompetisi tertinggi Italia sudah memberikan hasil yang cukup.
"I need a new challenge." cetus Rafael Leao, Penyerang AC Milan.
Dirinya menganggap torehan prestasi di kompetisi sepak bola Italia sudah memadai setelah ia mengabdi dalam durasi beberapa musim terakhir di San Siro.
"I already won two trophies in Italy and have been there for a while." tutur Rafael Leao, Penyerang AC Milan.
Leao merasa karakter dan gaya bermain yang dimilikinya bakal lebih berkembang pesat andai ia memilih berkarier di kompetisi Inggris atau Spanyol.
"The league is evolving, but for my style of football, I think the Premier League or LaLiga would make more of my talent, as a player." tambah Rafael Leao, Penyerang AC Milan.
Secara khusus, merumput di Premier League Inggris diakui menjadi salah satu impian terbesar yang ingin dicapainya pada jendela transfer musim panas ini.
"If a Premier League opportunity were to come along, I would be very happy." jelas Rafael Leao, Penyerang AC Milan.
Ia meyakini kapasitas penampilannya mampu bersaing dengan jajaran pemain elite yang merumput di kompetisi seketat Premier League.
"I think that I can put my talent up against the players there, who are of a very high level." ungkap Rafael Leao, Penyerang AC Milan.
Kompetisi tersebut dipandang sebagai panggung terbaik yang mampu memicu potensi maksimal seorang pemain profesional.
"Playing in that kind of a league really gets the best out of a player." pungkas Rafael Leao, Penyerang AC Milan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow