Belanda dan Jepang Berbagi Angka pada Laga Pembuka Grup F
Tim nasional Belanda dan Jepang bermain imbang 2-2 dalam laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Dallas Stadium pada Senin (15/6) dini hari. Hasil tersebut menempatkan kedua tim dengan perolehan satu poin dalam klasemen sementara grup.
Jepang berhasil menyamakan kedudukan secara dramatis melalui gol Daichi Kamada pada menit ke-89. Sebelumnya, Belanda sempat memimpin pertandingan dua kali, namun keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga.
Pelatih timnas Belanda, Ronald Koman, memberikan pernyataan mengenai jalannya pertandingan yang berlangsung sengit. Ia mengungkapkan rasa kecewanya karena tidak mampu mengamankan poin penuh setelah sempat unggul dua kali.
"Di akhir pertandingan, saya merasa sangat kecewa. Unggul dua kali lalu berakhir imbang adalah hal yang mengecewakan. Namun pada akhirnya, dengan tenang, saya menerima hasil imbang ini dengan sportivitas," ujar Koman.
Koman mengakui kualitas permainan lawan meskipun ia merasa timnya memiliki kontrol lebih baik di lapangan sepanjang pertandingan.
"Saya pikir Jepang adalah tim yang luar biasa, mampu memenangkan pertandingan besar, tapi kami yang lebih baik; bahkan saya merasa mereka takut pada kami sepanjang sebagian besar pertandingan," tambah Koman.
Menatap pertandingan selanjutnya melawan Swedia, ia menegaskan pentingnya evaluasi bagi skuad Belanda untuk laga mendatang.
"Anda tidak bisa mengendalikan segalanya dalam pertandingan. Saya ingin menang; itu memberi ketenangan pada tim. Namun, Jepang adalah tim hebat, semuanya baik-baik saja, kami bisa melanjutkan, sekarang saatnya membalas di hadapan Swedia pekan ini," kata Koman.
Sementara itu, pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu, menyoroti daya juang anak asuhnya yang mampu bangkit dari ketertinggalan sebanyak dua kali dalam laga tersebut.
"Saya kecewa karena kami gagal meraih kemenangan. Namun, meskipun dua kali tertinggal, para pemain tidak pernah menyerah dan berjuang keras bersama sebagai sebuah tim," ungkap Moriyasu.
Moriyasu menilai disiplin dalam bertahan dan intensitas serangan yang meningkat sebagai kunci keberhasilan timnya meraih poin tersebut berdasarkan strategi yang telah dipersiapkan.
"Mendapatkan satu poin memang sedikit mengecewakan, tetapi kami mampu meraih hasil ini melalui usaha kolektif. Kami bertahan dengan sabar lalu mencoba tampil lebih agresif saat menyerang. Para pemain menjalankan apa yang telah kami rencanakan dan persiapkan," ujar Moriyasu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow