Timnas Belanda Tekuk Tunisia 3-1 dan Juara Grup F Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Belanda berhasil mengalahkan Tunisia dengan skor 1-3 pada pertandingan terakhir fase grup di Kansas City, Amerika Serikat, Jumat, 26 Juni 2026, untuk memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup F.

Kemenangan skuad Oranje diawali oleh gol bunuh diri bek Tunisia, Ellyes Skhiri, pada menit ketiga sebelum penyerang Sunderland, Brian Brobbey, menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ketujuh setelah memanfaatkan umpan Virgil van Dijk. Brobbey kini menjadi pencetak gol terbanyak sementara bagi Belanda di turnamen ini dengan koleksi tiga gol, melampaui Cody Gakpo dan Crysencio Summerville yang masing-masing mengemas dua gol.

Seusai pertandingan, Brobbey terpilih sebagai Man of the Match dan memberikan tanggapan mengenai proses gol yang dicetaknya di dalam kotak penalti lawan.

"Ik had eerlijk gezegd al het gevoel dat de bal daar zou vallen. Zoals ik al zei: ik stond op de goede plek." ujar Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Pemain berusia 24 tahun tersebut kemudian mengonfirmasi bahwa posisi penempatan dirinya merupakan bagian dari keahlian utamanya sebagai juru gedor.

"Ja, precies. Dat is het instinct van een spits." kata Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Mengenai gol pertama Belanda yang tercatat sebagai gol bunuh diri Skhiri, Brobbey meyakini bahwa dirinya berada dalam posisi siap untuk menyontek bola tersebut jika tidak dihalau lawan.

"Ja, dat vond ik ook. Als hij er niet aan had gezeten had ik hem ook gemaakt, dus ja." cetus Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Kendati performanya di atas lapangan hijau mulai mendapat sorotan besar dari publik global, mantan penyerang Ajax ini menegaskan fokus utamanya tetap pada performa kolektif tim.

"Eigenlijk niet zoveel. Ik probeer me gewoon te focussen op belangrijk zijn voor het team. Dat probeer ik te blijven doen." tutur Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Meskipun demikian, ia tidak menampik bahwa dirinya sempat berkomunikasi dengan orang-orang terdekatnya setelah mencetak dua gol ke gawang Swedia pada pertandingan sebelumnya.

"Ja, natuurlijk. Gewoon leuke berichtjes van familie en vrienden, dat is alles." aku Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Ia juga menambahkan bahwa motivasi tingginya di turnamen ini didorong oleh kesempatan besar yang diberikan pelatih untuk mengisi pos utama di lini depan.

"Omdat het een WK is. Je moet jezelf laten zien. Ik krijg de kans om in de basis te spelen en dan wil je ook belangrijk zijn met goals, ja." jelas Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Keberhasilan mencetak gol dan membawa Belanda melaju ke fase gugur diakui Brobbey mendatangkan kepuasan tersendiri baginya.

"Heel fijn." imbuh Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Menatap babak 16 besar melawan Maroko pada hari Selasa mendatang, Brobbey memprediksi pertandingan tersebut akan berjalan dengan tensi tinggi karena kualitas merata yang dimiliki sang calon lawan.

"Als je als eerste eindigt, geeft dat altijd een goed gevoel. Nu spelen we tegen Marokko. Ik denk dat het een zware wedstrijd wordt.

Ze hebben een heel goed team, met ook goede individuele spelers. Het wordt een goeie pot." urai Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Terkait trofi Man of the Match berukuran besar yang didapatkannya, Brobbey menyebut benda tersebut tidak akan disimpan di tempat khusus.

"Gewoon bij mij thuis, in Amsterdam." ungkap Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Ia juga menyatakan tidak memiliki lemari khusus untuk menyimpan penghargaan pribadinya.

"Nee." sebut Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Penyerang bertubuh kekar ini pun merasa timnya harus segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya alih-alih merayakan kemenangan atas Tunisia secara berlebihan.

"We spelen binnenkort alweer tegen Marokko, ob dus ik weet niet of er echt iets te vieren valt." tukas Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Wawancara dengan jawaban-jawaban singkat yang diberikan oleh Brobbey kepada media Belanda, NOS, mengundang tawa dari komentator dan mantan gelandang timnas Belanda, Rafael van der Vaart, di dalam studio televisi.

"Ik zit alleen te denken: ik weet niet of hij een vriendin heeft, maar als je op een date zo weinig zegt als in dit interview, dan loopt ze toch weg? Maar ik vind het wel echt fantastisch. Wat een leuke gozer is dat. En als hij ook nog scoort, zijn dit soort interviews nog leuker" komentar Rafael van der Vaart, Pengamat Sepak Bola.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed