Daftar Pelatih Korban Piala Dunia 2026, Koeman hingga Hong Myung-bo
Kerasnya persaingan di Piala Dunia 2026 memakan korban dari kursi kepelatihan setelah sejumlah tim gagal memenuhi target yang dibebankan oleh federasi masing-masing.
Nama besar para peracik strategi nyatanya tidak menjadi jaminan kesuksesan, sehingga hasil negatif membuat beberapa pelatih dipecat atau memilih mengundurkan diri dari jabatannya.
Penyebab Kegagalan Para Pelatih
Alasan utama di balik gugurnya para pelatih ini didominasi oleh kegagalan membawa tim asuhannya lolos dari fase grup, serta kekalahan pada babak 32 besar.
| Nama Pelatih | Tim Nasional | Status Akhir |
|---|---|---|
| Sabri Lamouchi | Tunisia | Dipecat |
| Hong Myung-bo | Korea Selatan | Mundur |
| Steve Clarke | Skotlandia | Mundur |
| Ronald Koeman | Belanda | Mundur |
Daftar Juru Taktik yang Lengser
Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) mengambil tindakan cepat dengan memecat Sabri Lamouchi setelah timnya menderita kekalahan telak 1-5 dari Swedia di awal turnamen.
Lamouchi baru menjabat sejak Januari 2026 dan baru memimpin lima laga, menjadikannya pelatih pertama yang didepak setelah satu pertandingan untuk digantikan oleh Herve Renard.
Korban berikutnya adalah Hong Myung-bo yang memilih mundur dari posisi pelatih kepala karena gagal membawa Taegeuk Warriors melaju ke babak 32 besar.
Timnas Korea Selatan tersingkir dari turnamen setelah tidak mampu bersaing dalam perebutan peringkat ketiga terbaik fase grup Piala Dunia 2026.
"Saya ingin mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Korea Selatan...Saya percaya satu-satunya tugas saya adalah memenuhi tanggung jawab yang dipercayakan kepada saya hingga akhir," kata Hong, Minggu (28 Juni 2026).
Keputusan mundur tersebut diambil sehari setelah timnas Korea Selatan tersingkir, di mana kepulangan mereka ke bandara disambut gelombang protes keras dari publik dalam negeri.
Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, juga mengambil langkah serupa dengan meletakkan jabatannya setelah Tartan Army finis di peringkat ketiga Grup C.
Kegagalan finis sebagai tim peringkat ketiga teratas mengakhiri masa bakti Clarke yang sudah melatih sejak 2019 dan mengoleksi 36 kemenangan untuk Skotlandia.
Sementara itu, pelatih kepala timnas Belanda Ronald Koeman turut menyatakan mundur dari jabatannya setelah tim Oranje dipastikan tersingkir dari kompetisi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow