Belgia Hadapi Iran pada Laga Kedua Grup G Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Belgia bersiap menantang Iran pada pertandingan kedua babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Inglewood, Amerika Serikat, pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim setelah sama-sama memetik hasil imbang pada laga pembuka pekan lalu, di mana Belgia ditahan Mesir 1-1 dan Iran bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru. Kondisi tim Setan Merah terganggu setelah pemain sayap Manchester City, Jeremy Doku, dipastikan absen akibat menderita infeksi saluran pernapasan, serta kondisi Romelu Lukaku yang belum sepenuhnya fit akibat cedera hamstring.

Sebelum dipastikan absen karena sakit, Doku sempat memberikan pernyataan mengenai situasi pribadinya yang memperkirakan kelahiran anak pertamanya pada bulan depan.

"Saya tahu Federasi Sepak Bola Belgia mendukung para pemainnya dan memahami keadaan mereka. Kita lihat saja apa yang bisa kita lakukan," kata Jeremy Doku, Pemain Timnas Belgia. Pelatih Belgia, Rudi Garcia, menyatakan bahwa timnya tetap menatap laga ini dengan kepercayaan diri tinggi namun enggan meremehkan kekuatan lawan.

"Kami harus tampil 100 persen dari kapasitas terbaik kami esok hari untuk bisa mengalahkan mereka," ujar Rudi Garcia, Pelatih Timnas Belgia. Garcia juga menambahkan bahwa tim medis harus berhati-hati dalam mengelola menit bermain penyerang senior mereka agar tidak mengalami kelelahan ekstrem.

"Kami harus sangat berhati-hati agar tidak membuatnya terlalu kelelahan," tutur Rudi Garcia, Pelatih Timnas Belgia. Di kubu lawan, Iran harus menghadapi kendala non-teknis yang berat setelah skuad asuhan Amir Ghalenoei terpaksa mendirikan pemusatan latihan di Tijuana, Meksiko, akibat pembatasan izin masuk yang diberlakukan oleh otoritas Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat skuad Team Melli harus melakukan perjalanan lintas batas setiap kali akan bertanding, yang memangkas waktu istirahat dan persiapan efektif mereka hingga menyisakan kurang dari 16 jam.

Ghalenoei secara terbuka mengeluhkan situasi tersebut karena porsi latihan taktis dan pemulihan fisik para pemainnya terpaksa dipotong dari jadwal yang ideal.

"Kami hanya mampu berlatih setengah dari durasi yang biasa kami gunakan dalam sesi latihan normal. Padahal, kami sangat ingin menjalani persiapan fisik dan teknis yang optimal untuk laga ini," keluh Amir Ghalenoei, Pelatih Timnas Iran. Ghalenoei bahkan menyebut bahwa tim nasional Iran merupakan skuad yang paling dirugikan dalam turnamen ini akibat kebijakan pembatasan perjalanan tersebut. "paling tertindas," sebut Amir Ghalenoei, Pelatih Timnas Iran.

Pertemuan di Los Angeles ini akan menjadi sejarah baru karena kedua negara belum pernah bertanding dalam ajang resmi internasional maupun laga persahabatan sebelumnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed