BMKG Laporkan Cuaca Buruk Hari Ini di Kabupaten Banjar Terpantau Mendung 90 Persen
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melaporkan cuaca buruk hari ini di Kab Banjar dan sekitarnya terpantau mendung tebal mencapai 90 persen pada Selasa (30/6/2026) pagi. Kondisi ini memicu kewaspadaan dini bagi masyarakat setempat.
Berdasarkan data resmi meteorologi, akumulasi mendung yang tinggi tersebut disertai dengan kelembaban udara yang mencapai angka 87 persen. Pergerakan angin di sekitar wilayah tersebut dilaporkan bertiup dari arah Utara dengan kecepatan 1,6 meter per sekon.
Kondisi atmosfer ini menyebabkan tekanan udara di wilayah Banjarbaru dan sekitarnya berada pada angka 759 mmHg, yang menandakan adanya potensi pertumbuhan awan hujan lanjutan secara signifikan.
Daftar Perubahan Parameter Cuaca Pagi
Pihak berwenang membagi pemantauan cuaca buruk hari ini di Kab Banjar ke dalam tiga periode waktu yang berbeda untuk memetakan pergerakan angin dan kelembaban udara secara spesifik.
Masyarakat dapat mencermati detail parameter iklim yang dirilis melalui laporan resmi tersebut guna mengantisipasi perubahan kondisi lingkungan selama beraktivitas di luar ruangan.
| Periode Pemantauan | Arah & Kecepatan Angin | Tekanan Udara | Kelembaban Udara | Persentase Mendung |
|---|---|---|---|---|
| Periode Pertama (08:00) | Utara 1,6 m/s | 759 mmHg | 87% | 90% |
| Periode Kedua (08:00) | Utara 1,3 m/s | 760 mmHg | 95% | 33% |
| Periode Ketiga (08:00) | Timur 1,3 m/s | 759 mmHg | 89% | 32% |
Kondisi Atmosfer pada Periode Lanjutan
Memasuki periode pengamatan berikutnya, indikator kelembaban udara justru mengalami kenaikan yang cukup signifikan hingga menyentuh angka 95 persen meskipun persentase mendung menurun.
Perubahan ini diikuti dengan penurunan kecepatan angin Utara menjadi 1,3 meter per sekon, sementara tekanan udara bergerak naik tipis ke angka 760 mmHg.
Pada periode ketiga, pergerakan angin bergeser menuju arah Timur dengan kecepatan 1,3 meter per sekon, kelembaban 89 persen, serta kondisi mendung yang bertahan di angka 32 persen.
Masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi melalui saluran resmi guna mengantisipasi dinamika atmosfer yang rentan berubah sewaktu-waktu di wilayah Kalimantan Selatan.
- Menghindari aktivitas di bawah baliho besar saat angin kencang bertiup.
- Menyediakan payung atau jas hujan sebelum melakukan perjalanan luar ruangan.
- Memantau navigasi penerbangan dan transportasi darat secara berkala.
Pemerintah daerah setempat melalui instansi terkait juga terus disiagakan untuk memitigasi dampak lanjutan dari fluktuasi kelembaban dan potensi hujan yang dapat mengganggu aktivitas transportasi publik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow