BMKG Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Hari Ini Didominasi Berawan dan Suhu Menyengat

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan kondisi cuaca berawan di Jakarta akan mendominasi sepanjang hari ini, Rabu, 10 Juni 2026. Meskipun langit diselimuti awan, suhu udara di sejumlah wilayah ibu kota dilaporkan tetap menyengat hingga mencapai angka maksimum 35 derajat Celsius.

Informasi cuaca DKI Jakarta terkini menunjukkan variasi suhu yang cukup kontras di antara wilayah administratif. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk mengantisipasi paparan terik matahari terhitung sejak pagi hingga sore hari.

Berdasarkan rilis resmi BMKG Prakiraan cuaca DKI, kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur mencatatkan suhu udara tertinggi pada hari ini. Suhu Jakarta hari ini di kedua wilayah tersebut diprakirakan bergerak dalam rentang 28 hingga 35 derajat Celsius, dengan catatan khusus di Jakarta Timur yang menyentuh 34 derajat Celsius pada siang hari.

Prakiraan Cuaca di Wilayah DKI Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini | Warta Kota Production

Sebaliknya, wilayah Jakarta Pusat cenderung sedikit lebih sejuk dengan fluktuasi suhu antara 27 hingga 32 derajat Celsius. Sementara itu, wilayah pesisir seperti Jakarta Utara dan wilayah urban Jakarta Barat masing-masing mencatatkan suhu pada kisaran 28 sampai 30 derajat Celsius dan 28 sampai 33 derajat Celsius.

Data spesifik dari stasiun meteorologi BMKG menunjukkan kondisi kelembapan dan pergerakan angin yang memengaruhi pembentukan cuaca berawan di Jakarta pada pertengahan tahun ini. Tingkat kelembapan udara tercatat sangat bervariasi dari kawasan pusat kota hingga wilayah kepulauan.

Kondisi Udara di Kawasan Gambir dan Pasar Minggu

Di wilayah Gambir, Jakarta Pusat, tingkat kelembapan udara pada hari ini tercatat berada di angka 52 persen. Parameter angin menunjukkan hembusan yang sangat tenang, yakni hanya berkecepatan 3 kilometer per jam yang bertiup dari arah Utara.

Meskipun tingkat kelembapan di Gambir cenderung kering, jarak pandang atau visibilitas horizontal di kawasan pusat pemerintahan ini terpantau sangat baik, yaitu berada pada jarak lebih dari 10 kilometer. Sementara itu, wilayah Pasar Minggu di Jakarta Selatan mencatatkan tingkat kelembapan udara sebesar 55 persen dengan pergerakan angin yang jauh lebih tenang, yakni hanya berkisar 0,3 kilometer per jam.

Kondisi Cuaca Wilayah Kepulauan Seribu

Bergeser ke wilayah perairan utara, Administrasi Kepulauan Seribu mengalami kondisi meteorologi yang berbeda dibandingkan wilayah daratan Jakarta. Suhu udara di Kepulauan Seribu diprakirakan berada dalam rentang yang lebih sempit dan stabil, yaitu berkisar antara 27 hingga 29 derajat Celsius.

Tingkat kelembapan udara di wilayah kepulauan ini terpantau cukup tinggi dibandingkan daratan urban. Pada tanggal 10 Juni ini, kelembapan udara di Kepulauan Seribu berada di angka 70 hingga 75 persen, yang menjadi awal dari tren peningkatan kelembapan di wilayah laut tersebut untuk beberapa hari ke depan.

Tabel Prakiraan Parameter Cuaca DKI Jakarta

Masyarakat dapat mencermati detail parameter cuaca, suhu, serta kelembapan udara di berbagai titik wilayah DKI Jakarta melalui data terstruktur berikut.

Data Parameter Cuaca DKI Jakarta Tanggal 10 Juni 2026
Wilayah AdministratifRentang Suhu (°C)Kelembapan Udara (%)Kecepatan Angin (km/jam)
Jakarta Pusat (Gambir)27 – 32523
Jakarta Selatan (Pasar Minggu)28 – 35550,3
Jakarta Timur28 – 35
Jakarta Barat28 – 33
Jakarta Utara28 – 30
Kepulauan Seribu27 – 2970 – 75

Konteks Perubahan Kelembapan hingga Pertengahan Juni

BMKG juga merilis proyeksi tren kelembapan udara jangka pendek di beberapa titik untuk memberikan gambaran cuaca Jakarta ke depan. Perubahan parameter kelembapan ini diperkirakan akan memengaruhi tingkat kenyamanan termal warga Jakarta yang sering mempertanyakan "kenapa udara Jakarta belakangan ini terasa sangat gerah?" di media sosial.

Di kawasan Gambir, kelembapan udara diprediksi akan mengalami penurunan tipis menjadi 49 persen pada tanggal 11 dan 12 Juni. Namun, setelah periode tersebut, tingkat kelembapan akan merangkak naik secara bertahap, mulai dari 50 persen pada 13 Juni, hingga menyentuh angka 71 persen pada tanggal 19 Juni 2026.

Tren peningkatan kelembapan yang lebih tinggi juga terjadi di wilayah Administrasi Kepulauan Seribu selama periode sepuluh hari ke depan. Pihak berwenang mencatat fluktuasi kelembapan di Kepulauan Seribu sebagai berikut:

  • 11 Juni 2026: Kelembapan udara berkisar antara 73 hingga 81 persen.
  • 12 Juni 2026: Kelembapan udara meningkat menjadi 76 hingga 83 persen.
  • 13 Juni 2026: Kelembapan udara berada pada rentang 74 hingga 79 persen.
  • 14 Juni 2026: Kelembapan udara tercatat sebesar 78 hingga 81 persen.
  • 15 Juni 2026: Kelembapan udara melebar ke angka 75 hingga 84 persen.
  • 16 Juni 2026: Kelembapan udara bergerak di kisaran 74 hingga 78 persen.
  • 17 Juni 2026: Kelembapan udara berada pada rentang 79 hingga 82 persen.
  • 18 Juni 2026: Kelembapan udara mencapai puncaknya di rentang 77 hingga 85 persen.
  • 19 Juni 2026: Kelembapan udara ditutup pada angka kembar yaitu 74 hingga 74 persen.

Melalui data tersebut, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kondisi tubuh menghadapi fluktuasi cuaca berawan namun gerah ini. Pemantauan berkala terhadap perubahan arah angin dan indikator suhu ekstrem terus dilakukan oleh stasiun meteorologi setempat untuk memperbarui informasi keselamatan publik.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed