BMKG Prakirakan Cuaca Surabaya Berawan dan Selat Madura Capai Gelombang 1,8 Meter Hari Ini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan kondisi cuaca Kota Surabaya dan sebagian besar wilayah Jawa Timur cenderung berawan sepanjang hari ini, Sabtu (27/6/2026). Warga diimbau untuk tetap mengantisipasi fluktuasi suhu udara lokal serta potensi angin kencang yang terjadi di beberapa wilayah perairan sekitarnya. Berdasarkan data resmi dari BMKG Juanda, wilayah Jawa Timur secara umum akan mengalami kondisi cuaca yang kurang stabil dengan kelembapan yang cukup tinggi.
Meskipun kondisi langit cenderung berawan, radiasi matahari yang terhalang awan tipis tetap berpotensi memicu rasa gerah di lingkungan perkotaan seperti Surabaya. Suhu udara di Jawa Timur pada hari ini berada di kisaran 13 sampai 32 derajat celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara tercatat berada di angka 38 hingga 100 persen, yang menunjukkan adanya kandungan uap air yang masif di atmosfer bumi.
Pergerakan angin secara umum bertiup secara konstan dari arah timur laut. Kecepatan angin dominan dari timur laut tersebut diprakirakan mencapai 5 sampai 32 kilometer per jam di wilayah daratan.
Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Jawa Timur
Selain kondisi cuaca di daratan, BMKG Maritim Tanjung Perak mengeluarkan rilis resmi mengenai kewaspadaan tinggi bagi para pengguna moda transportasi laut dan nelayan tradisional. Kecepatan maksimal angin di beberapa area perairan dilaporkan cukup tinggi sehingga memicu peningkatan tinggi gelombang laut secara signifikan. Kecepatan maksimal angin di Laut Jawa bagian timur dilaporkan mencapai 38 knot atau setara dengan 70 kilometer per jam. Angin kencang tersebut menyebabkan tinggi gelombang berada di kisaran 0,8 sampai 2,1 meter.
Kondisi di Selat Madura dan perairan selatan Jawa Timur juga menunjukkan dinamika serupa. Kecepatan maksimal angin di Selat Madura mencapai 29 knot dengan tinggi gelombang maksimal 1,8 meter, sedangkan perairan selatan Jawa Timur mencatat kecepatan angin hingga 30 knot dengan tinggi gelombang mencapai 2,9 meter. Berikut adalah rincian data maritim terkini yang dihimpun dari laporan otoritas cuaca nasional:
| Wilayah Perairan | Kecepatan Angin Maksimal (Knot) | Tinggi Gelombang (Meter) |
|---|---|---|
| Laut Jawa Bagian Timur | 38 | 0,8 – 2,1 |
| Selat Madura | 29 | 0,8 – 1,8 |
| Perairan Selatan Jatim | 30 | 1,3 – 2,9 |
Tren Iklim Makro dan Proyeksi ENSO 2026
Melihat situasi dinamika atmosfer yang terjadi, para ahli iklim menyatakan bahwa pola cuaca saat ini juga dipengaruhi oleh transisi fase iklim global yang sedang berlangsung di Samudra Pasifik. Fenomena La Niña lemah yang sempat terjadi sejak akhir tahun 2025 dilaporkan telah berakhir sepenuhnya pada bulan Februari 2026 yang lalu.
Hasil prediksi BMKG menunjukkan adanya peluang berkembangnya kondisi ENSO menuju El Niño lemah hingga moderat pada semester kedua tahun 2026 ini. Perubahan fase iklim global ini berpotensi mengubah distribusi curah hujan dan pola suhu permukaan di wilayah Indonesia secara umum dalam beberapa bulan ke depan.
Masyarakat di wilayah pesisir maupun pusat kota diharapkan terus memantau pembaruan informasi berkala. BMKG mengimbau publik untuk mempersiapkan diri terhadap perubahan cuaca harian dengan menjaga kondisi hidrasi tubuh serta memastikan kelayakan fasilitas keselamatan logistik di kapal-kapal pelayaran niaga.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow