BMKG Prakirakan Cuaca Bali Didominasi Cerah Berawan pada 23 Juni 2026

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis prakiraan cuaca Bali terbaru yang menunjukkan kondisi didominasi cerah hingga cerah berawan sepanjang hari pada Selasa, 23 Juni 2026. Kondisi atmosfer terkini menunjukkan wilayah Indonesia secara umum mulai memasuki periode musim kemarau yang stabil.

Berdasarkan data resmi BMKG cuaca bali terbaru, cuaca dari pagi hari pukul 07.00 hingga siang hari pukul 14.00 WITA diprakirakan bakal sepenuhnya cerah. Masyarakat yang bertanya-tanya mengenai apakah bali hari ini hujan tidak dapat bernapas lega karena potensi hujan sangat minim.

Memasuki sore hingga malam hari, tepatnya mulai pukul 17.00 hingga 23.00 WITA, kondisi cuaca akan sedikit berubah menjadi cerah berawan. Perubahan karakteristik awan ini lazim terjadi pada musim kemarau akibat penurunan suhu permukaan bumi menjelang malam hari.

Bali Siaga Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Mengintai | news balitv

Rincian Parameter Cuaca dan Kondisi Udara

Data meteorologi menunjukkan fluktuasi suhu udara di wilayah Bali berada pada batas normal harian. Kecepatan angin bertiup secara konstan dari arah timur laut menuju timur, yang menjadi penanda kuatnya embusan angin Monsun Australia.

Fluktuasi Suhu dan Kelembapan Harian

Suhu udara di wilayah Bali sepanjang hari ini dilaporkan berkisar antara 22 derajat Celsius hingga maksimal 31 derajat Celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi pada dini hari menjelang fajar, sementara suhu tertinggi dicapai pada tengah hari.

Kelembapan udara bergerak variatif di angka 65 persen hingga mencapai 97 persen. Angka kelembapan yang cukup tinggi ini utamanya terjadi pada area pesisir pantai menjelang pergantian hari akibat penguapan air laut.

Kecepatan Angin dan Jarak Pandang

Pergerakan angin tercatat berada pada kecepatan antara 5,8 kilometer per jam hingga mencapai 13,7 kilometer per jam. Angin bertiup secara konsisten dari arah Timur Laut dan Timur, membawa massa udara yang cenderung kering.

Jarak pandang horizontal atau visibilitas di area terbuka dilaporkan bervariasi sepanjang hari. Jarak pandang terpantau fluktuatif mulai dari yang agak terbatas yakni kurang dari 7 kilometer hingga kondisi optimal mencapai kurang dari 10 kilometer.

BMKG juga menyertakan data pembanding untuk memberikan gambaran cuaca pada Rabu, 24 Juni 2026 besok. Terdapat indikasi kemunculan fenomena udara kabur dan asap pada waktu-waktu tertentu akibat dinamika atmosfer lokal.

Kondisi cuaca pada dini hari esok diperkirakan akan memburuk sesaat dengan munculnya kabut atau asap pada pukul 02.00 WITA. Fenomena ini kemudian berlanjut menjadi udara kabur pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WITA.

Dampak dari fenomena kabut ini membuat jarak pandang horizontal pada pukul 02.00 WITA turun drastis hingga kurang dari 400 meter. Namun, situasi ini akan pulih dengan cepat seiring terbitnya matahari pada pagi hari.

Mulai pukul 08.00 hingga pukul 23.00 WITA esok hari, cuaca diprediksi kembali pulih sepenuhnya menjadi cerah berkesinambungan. Suhu udara esok hari diperkirakan tetap stabil pada rentang 22 derajat Celsius sampai 31 derajat Celsius.

Kelembapan udara untuk esok hari diproyeksikan berkisar antara 62 persen hingga 97 persen. Angin esok hari bertiup dari arah Utara, Timur Laut, dan Timur dengan kecepatan yang sedikit meningkat di kisaran 4,9 kilometer per jam hingga 14,4 kilometer per jam.

Rangkuman Data Prakiraan Cuaca 23-24 Juni 2026

Masyarakat dapat mencermati tabel komparasi parameter cuaca di bawah ini untuk merencanakan aktivitas luar ruangan secara lebih mendetail.

Tabel Perbandingan Parameter Meteorologi Wilayah Bali dan Sekitarnya
Parameter CuacaSelasa, 23 Juni 2026Rabu, 24 Juni 2026
Kondisi Cuaca UtamaCerah hingga Cerah BerawanKabut/Udara Kabur lalu Cerah
Rentang Suhu Udara22°C – 31°C22°C – 31°C
Rentang Kelembapan65% – 97%62% – 97%
Kecepatan Angin5,8 – 13,7 km/jam4,9 – 14,4 km/jam
Arah Tiupan AnginTimur Laut, TimurUtara, Timur Laut, Timur
Jarak Pandang Minimum< 7 km< 400 meter (Dini Hari)

Bagi pelaku sektor transportasi laut maupun wisata pantai, pemantauan terhadap potensi gelombang tinggi selat bali tetap direkomendasikan secara berkala. Meskipun cuaca ekstrem bali besok pagi tidak terindikasi muncul, perubahan kecepatan angin lokal sewaktu-waktu tetap dapat memengaruhi riak gelombang laut.

Petugas stasiun meteorologi setempat terus mengimbau warga agar tidak mengabaikan tanda tanda bencana hidrometeorologi meskipun saat ini mayoritas wilayah indonesia yang kena cuaca ekstrem sudah mulai berkurang. Warga juga disarankan menerapkan tips melindungi kulit dari uv tinggi mengingat intensitas cahaya matahari yang sangat terik di siang hari.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed