BMKG Prakirakan Cuaca Surabaya Cerah Sepanjang Hari Kamis Ini

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan cuaca Surabaya hari ini, Kamis (2/7/2026), akan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga cerah sepanjang hari tanpa potensi hujan.

Masyarakat diimbau mengantisipasi terik matahari yang cukup menyengat sejak pagi hingga sore hari. Berdasarkan data resmi BMKG, suhu udara di Kota Pahlawan berkisar antara 25 hingga 34 derajat Celsius.

Kelembapan udara tercatat berada pada rentang 55 hingga 90 persen dengan pergerakan angin yang bertiup dominan dari arah timur menuju tenggara.

CUACA SURABAYA DAN JATIM Kamis 2 Juli 2026 - BOJONEGORO DIPREDIKSI PANAS MAKSIMAL | Harian Surya

Detail Kondisi Cuaca Surabaya Per Jam

Kondisi cuaca surabaya pagi ini terpantau sangat bersih dari tutupan awan tebal, sehingga sinar matahari langsung menyinari wilayah perkotaan sejak pukul 07.00 WIB. Suhu terus merangkak naik secara signifikan menjelang tengah hari. Puncak suhu udara maksimal diprediksi terjadi antara pukul 12.00 WIB hingga 14.00 WIB, yang memicu keluhan warga bahwa "surabaya panas banget hari ini" di berbagai media sosial.

Berikut adalah rincian prakiraan kondisi cuaca, suhu, dan kecepatan angin di wilayah Surabaya sepanjang hari ini:

Tabel Prakiraan Cuaca Kota Surabaya Kamis, 2 Juli 2026
Waktu (WIB)CuacaSuhu (°C)Kecepatan Angin (km/jam)
07.00Cerah2610
10.00Cerah Berawan3020
13.00Cerah3430
16.00Cerah Berawan3120
19.00Cerah2810
22.00Cerah2610

Faktor Penyebab Suhu Udara Menyengat

Karakteristik Musim Kemarau dan Angin Monsun

BMKG Juanda menyatakan bahwa kondisi langit yang minim awan ini merupakan karakteristik murni dari periode musim kemarau yang sedang berlangsung di Jawa Timur.

Ketiadaan awan membuat radiasi matahari langsung menyentuh permukaan bumi tanpa penghalang.

Aliran angin monsun timuran yang bersifat kering dari Benua Australia juga memperkuat stabilitas atmosfer di wilayah hilir, termasuk kawasan Gerbangkertosusila.

Dampak Fenomena Urban Heat Island

Selain faktor meteorologis murni, tata ruang wilayah metropolitan turut andil menjadi penyebab cuaca panas di surabaya. Fenomena emisi antropogenik dari kendaraan bermotor dan masifnya bangunan beton memicu efek pulau panas perkotaan atau urban heat island.

Kondisi ini menyebabkan retensi panas di permukaan aspal tetap tinggi bahkan hingga malam hari. Menghadapi cuaca yang terik, otoritas keselamatan dan kesehatan memberikan sejumlah panduan praktis bagi warga lokal yang harus beraktivitas di luar ruangan siang ini.

Langkah-langkah berikut sangat disarankan untuk menjaga kebugaran tubuh:

  • Mengonsumsi air putih minimal 2 liter per hari untuk mencegah dehidrasi akibat penguapan keringat yang tinggi.
  • Menggunakan pelindung luar seperti tabir surya (sunscreen), topi, atau payung saat melintasi area terbuka.
  • Memakai pakaian berbahan longgar dan menyerap keringat guna menjaga sirkulasi suhu tubuh tetap stabil.

Sebagai salah satu cara mengatasi udara panas di perkotaan, warga juga diajak untuk mengoptimalkan penanaman vegetasi hijau di pekarangan rumah masing-masing demi mereduksi paparan radiasi lingkungan sekitar.

BMKG memproyeksikan stabilitas cuaca cerah tanpa hujan ini masih akan bertahan di kawasan pesisir utara Jawa Timur hingga beberapa hari ke depan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed