BMKG Prakirakan Cuaca Surabaya Didominasi Cerah Berawan Hari Ini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kota Surabaya didominasi oleh kondisi cerah hingga cerah berawan pada hari ini, Sabtu, 11 Juli 2026. Kondisi cuaca tersebut diprakirakan berlangsung sejak pagi hari dengan suhu udara yang cukup hangat sepanjang siang hari.
Berdasarkan data prakiraan cuaca yang dirilis oleh BMKG, wilayah Surabaya sempat mengalami kondisi berawan pada pukul 10.00 WIB sebelum kembali cerah berawan. Perubahan kondisi langit ini memengaruhi fluktuasi suhu udara dan tingkat kelembapan di wilayah ibu kota Jawa Timur tersebut.
Suhu udara di Kota Pahlawan pada hari ini berkisar antara 23 derajat Celsius hingga 31 derajat Celsius. Tingkat suhu tertinggi sebesar 31 derajat Celsius diprakirakan terjadi pada siang hari, tepatnya pada pukul 13.00 WIB, yang memicu kondisi udara terasa cukup terik.
Sementara itu, tingkat kelembapan udara di Surabaya hari ini tercatat berkisar antara 44 persen hingga 84 persen. Kelembapan udara awal di Surabaya dilaporkan berada pada angka 83 persen, yang berangsur-angsur menurun seiring dengan meningkatnya intensitas terik matahari pada siang hari.
Selain pergerakan suhu, BMKG juga memantau parameter lain seperti kecepatan angin dan jarak pandang di wilayah Surabaya. Pergerakan angin di wilayah ini dinilai masih berada dalam batas normal untuk aktivitas masyarakat luar ruangan.
Kecepatan dan Arah Angin
Kecepatan angin awal di Surabaya tercatat sebesar 7,7 kilometer per jam dengan arah angin awal bergerak dari Tenggara. Sepanjang hari ini, kecepatan angin diprakirakan bergerak dinamis antara 4,9 kilometer per jam hingga 9,5 kilometer per jam dengan arah dominan bertiup dari Tenggara dan Selatan.
Jarak Pandang dan Kondisi Udara
Jarak pandang awal di Surabaya dilaporkan sangat baik, yakni mencapai lebih dari 10 kilometer. Kondisi visual yang bersih ini diprakirakan bertahan sepanjang hari karena minimnya potensi pembentukan kabut tebal atau polutan asap yang ekstrem pada akhir pekan ini.
Prakiraan Cuaca Sepekan Kedepan
Masyarakat Surabaya juga dapat mencermati tren cuaca untuk beberapa hari ke depan guna mengantisipasi aktivitas luar ruangan. BMKG memproyeksikan dinamika cuaca di Surabaya akan mengalami sedikit variasi penampakan awan dan jarak pandang hingga pertengahan pekan nanti.
Berikut adalah tabel data prakiraan cuaca di Surabaya dari tanggal 11 hingga 17 Juli 2026 berdasarkan informasi resmi BMKG:
| Tanggal | Kondisi Cuaca Dominan | Suhu Udara (°C) | Kelembapan Udara (%) | Jarak Pandang (Aktivitas Udara) |
|---|---|---|---|---|
| 11 Juli 2026 | Cerah dan Cerah Berawan | 23 – 31 | 44 – 84 | > 10 km |
| 12 Juli 2026 | Cerah dan Cerah Berawan | 22 – 31 | 48 – 88 | > 10 km |
| 13 Juli 2026 | Cerah Berawan dan Berawan | 22 – 29 | 61 – 91 | Sempat turun < 700 meter saat kabut pukul 07.00 |
| 14 Juli 2026 | Berawan dan Cerah Berawan | 24 – 30 | 57 – 87 | > 10 km |
| 15 Juli 2026 | Didominasi Berawan | 24 – 29 | 70 – 94 | Menurun hingga < 6 km pada pukul 01.00 |
| 16 Juli 2026 | Berawan dan Cerah Berawan | 24 – 29 | 68 – 97 | > 10 km |
| 17 Juli 2026 | Didominasi Cerah | 24 – 30 | 62 – 89 | > 10 km |
Berdasarkan tren tersebut, warga diharapkan mewaspadai potensi penurunan jarak pandang yang signifikan pada Senin, 13 Juli 2026, karena diprakirakan akan muncul kabut atau asap pada pukul 07.00 WIB yang bisa menurunkan jarak pandang hingga di bawah 700 meter.
Kondisi Iklim Global Terkini
Situasi cuaca cerah yang melanda kawasan hilir Jawa Timur ini juga tidak terlepas dari kondisi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) tingkat global yang sedang berlangsung sepanjang tahun ini.
Menurut rilis data klimatologi, fase ENSO per Februari 2026 menunjukkan bahwa fenomena La Nina lemah yang terjadi sejak akhir tahun 2025 telah resmi berakhir pada Februari 2026 yang lalu. Saat ini, kondisi ENSO dilaporkan berada pada fase netral.
Fase netral ini memiliki peluang besar untuk terus berkembang menuju fenomena El Nino dengan intensitas lemah hingga moderat pada semester kedua tahun 2026. Perkembangan iklim global tersebut memicu berkurangnya curah hujan dan meningkatkan dominasi cuaca cerah di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Surabaya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow