Borneo FC Tatap Pengundian Fase Grup AFC Challenge League 2026/2027
Langkah klub Indonesia di ajang antarklub Asia musim ini akan segera dimulai. Borneo FC Samarinda menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang dipastikan tampil pada fase grup AFC Challenge League 2026/2027.
Tiket berlaga di kompetisi tersebut diraih Borneo FC usai menempati posisi runner-up pada BRI Super League 2025/2026. Kala itu, tim berjuluk Pesut Etam tersebut harus mengakui keunggulan Persib Bandung dalam perebutan gelar juara liga tertinggi nasional, seperti dilansir dari Bola.
Kepastian mengenai calon lawan Borneo FC di fase grup akan ditentukan melalui proses pengundian. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dijadwalkan menggelar pengundian tersebut di markas besar AFC, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (20/8/2026) pukul 14.00 WIB.
Di sisi lain, Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menilai penunjukan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia mengejutkan. Dalam wawancara di Bola Break, ia menyebut Bojan Hodak lebih memahami liga, pemain lokal, dan kultur sepak bola nasional.
Menjelang pengundian fase grup, Borneo FC mengantongi dua keuntungan signifikan. Tim asal Samarinda ini dipastikan menempati Pot 1 dalam pembagian zonasi kompetisi.
Penempatan di Pot 1 membuat Borneo FC terhindar dari tim-tim kuat yang berada di pot serupa. Kondisi ini memperbesar peluang Pesut Etam untuk mengamankan tiket menuju fase gugur.
Selain itu, Borneo FC juga ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara fase grup. Penetapan ini sejalan dengan format AFC Challenge League yang menerapkan sistem sentralisasi untuk seluruh pertandingan di babak grup.
Peluang Tambahan Wakil Indonesia
Indonesia berpotensi menambah satu wakil lagi pada kompetisi yang sama. Namun, skenario tersebut bergantung pada hasil pertandingan yang dijalani oleh Persib Bandung.
Persib Bandung dijadwalkan bertanding melawan wakil Filipina, Manila Digger, pada babak playoff AFC Champions League Two 2026/2027. Tim yang memenangi laga tersebut berhak melaju ke tingkat kedua kompetisi antarklub Asia.
Sementara itu, tim yang kalah dalam babak playoff tersebut akan terlempar ke fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Kemenangan Persib atas Manila Digger diharapkan terjadi agar dua klub Indonesia dapat tampil di dua ajang antarklub Asia yang berbeda musim ini.
Pembagian Pot AFC Challenge League 2026/2027
Pengundian kompetisi terbagi ke dalam dua wilayah utama dengan komposisi pot yang telah ditentukan oleh AFC.
Berikut adalah peta pembagian pot untuk Wilayah Barat:
| Pot | Daftar Klub |
|---|---|
| Al Arabi FC (Kuwait), FC Goa (India), Al Ahal (Turkmenistan) | Qadsia SC (Kuwait/Host), Al Ansar FC (Lebanon), Nejmeh SC (Lebanon) |
| FC Istiklok (Tajikistan/Host), Fortis SC (Bangladesh), Al Ittihad Ahli of Aleppo SC (Suriah) | Paro FC (Bhutan/Host), FC Regar-Tadaz (Tajikistan), Homs Al Fidaa SC (Suriah) |
Sementara itu, peta pembagian pot untuk Wilayah Timur adalah sebagai berikut:
| Pot | Daftar Klub |
|---|---|
| Pot 1 | Persib Bandung (Indonesia)/Manila Digger (Filipina), Borneo FC Samarinda (Indonesia/Host) |
| Pot 2 | On Taguig FC (Filipina), Shan United FC (Myanmar/Host) |
| Pot 3 | Tainan City (Chinese Taipei), New Taipei City Hang Yuan FC (Chinese Taipei) |
| Pot 4 | Yangon United (Myammar)/Ezra FC (Laos), Kasuka FC (Brunei Darussalam)/Karketu Dili FC (Timor Leste) |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow