Brasil Hadapi Norwegia pada Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Brasil dipastikan akan berhadapan dengan Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, New Jersey, setelah kedua tim melewati fase gugur sebelumnya pada Selasa, 30 Juni 2026.

Dilansir dari BBC, Brasil berhasil melaju setelah membalikkan keadaan untuk mengalahkan Jepang lewat gol Casemiro, Guimaraes, dan Martinelli di babak 32 besar. Sementara itu, menurut laporan sports.yahoo.com, Norwegia mengamankan tiket setelah menundukkan Pantai Gading dengan skor 2-1 berkat gol Erling Haaland dan Antonio Nusa.

Pertandingan mendatang akan menjadi tantangan besar bagi pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, karena Selecao tercatat belum pernah mengalahkan Norwegia dalam sejarah sepak bola mereka. Dari empat pertemuan sejak 1988, tim Nordik tersebut meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk kemenangan 2-1 di Piala Dunia 1998.

Selain menghadapi taktik lawan, para pemain juga harus mengantisipasi cuaca ekstrem di Amerika Serikat dengan indeks panas yang diperkirakan mencapai 45 derajat Celsius. Kondisi panas ekstrem ini memicu malam tropis di mana suhu enggan turun di bawah 20 derajat Celsius, atau yang oleh para meteorolog disebut sebagai istilah

"tropical night"

Meskipun fase undian tiket resmi FIFA telah ditutup setelah memproses 500 juta permintaan, para penggemar masih bisa berburu tiket sisa melalui Fase Penjualan Menit Terakhir sejak 1 April atau lewat Platform Resale Resmi FIFA, seperti dilaporkan goal.com.

Pada pertandingan babak gugur lainnya, kejutan besar terjadi saat Jerman tersingkir oleh Paraguay lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1, yang diwarnai kontroversi pembatalan gol Jonathan Tah oleh VAR.

Mantan kapten Inggris, Alan Shearer, mengkritik keras keputusan wasit Jalal Jayed yang menganggap bek Jerman Waldemar Anton melanggar kiper Orlando Gill sebelum gol terjadi, dan menyebut insiden tersebut sebagai kejadian yang

"pathetic"

Shearer menilai penjaga gawang Paraguay telah mengelabui wasit karena jatuh terlalu mudah akibat sentuhan yang sangat minim.

"I don't agree with that decision at all. The keeper falls to the ground on a slight touch and it's very soft. I thought it was a terrible decision. " ujar Shearer.

Ia pun menambahkan bahwa sepak bola merupakan olahraga yang melibatkan kontak fisik antar-pemain.

"You have to understand it is a contact sport, the goalkeeper has conned the referee and the VAR. The way he went down was pathetic." kata Shearer.

Kekecewaan mendalam juga diutarakan oleh pelatih kepala Jerman, Julian Nagelsmann, yang langsung dijatuhi kartu kuning akibat melakukan protes keras di pinggir lapangan pertandingan.

"In my opinion, this foul was not a real foul; it was actually a joke that his goal was disallowed." tutur Nagelsmann.

Di sisi lain, kubu Paraguay merayakan kemenangan bersejarah ini dengan penuh emosi dan mendedikasikan keberhasilan lolos ke babak 16 besar kepada seluruh masyarakat negara mereka.

"I think what we are feeling right now is really hard to explain. I am really proud of my team-mates, of the team. We deserved one more game.

Today was a game where we needed to show our true colours as the Paraguayan team. Germany knew it would be really hard for them. They knew we would fight not to be defeated.

We dedicate this to all the people of Paraguay." pungkas Gustavo Gomez, bek Paraguay.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed