Badai Cedera Hamstring Landa Thunder dan Spurs Jelang Gim Tiga
Bintang Oklahoma City Thunder Jalen Williams dan pemain pemula San Antonio Spurs Dylan Harper terancam absen pada gim ketiga Final Wilayah Barat NBA di San Antonio pada Jumat malam waktu setempat setelah mengalami cedera hamstring.
Dilansir dari NBC Sports, kedua pemain kunci tersebut tidak dapat menyelesaikan gim kedua dan dijadwalkan menjalani pemeriksaan MRI guna memastikan tingkat keparahan cedera serta status mereka di sisa seri pertandingan.
Williams kembali mengalami masalah pada kaki kiri yang sebelumnya sempat membuatnya absen dalam enam laga playoff Thunder musim ini, setelah hanya bermain tujuh mnt pada gim kedua akibat cedera tersebut.
Sebelum ditarik keluar, Williams mencatatkan performa gemilang pada gim pertama dengan torehan 26 poin dan tujuh rebound bagi keunggulan timnya.
Shai Gilgeous-Alexander menilai absennya sang penyerang All-NBA merupakan kehilangan besar, namun dirinya tetap memercayai kemampuan kolektif rekan-rekan setimnya untuk meraih kemenangan.
"Obviously if we don’t have him it hurts," ujar Shai Gilgeous-Alexander, pemain Oklahoma City Thunder.
Penjaga utama Thunder tersebut menambahkan bahwa timnya telah teruji memenangi laga-laga besar tanpa kehadiran Williams sepanjang musim yang dipenuhi riwayat cedera sang pemain.
"I still believe in this team, though. Like you said, we played a bunch of games without him, won big games without him, but I still think we can get the job done. But yeah, losing a guy like that, a caliber of player like that, no matter how good your team is otherwise, it hurts a little bit. And also for him as a human being. He had a tough year with injuries." kata Shai Gilgeous-Alexander, pemain Oklahoma City Thunder.
Gilgeous-Alexander juga memuji strategi Manajer Umum Sam Presti yang mengutamakan karakter personal pemain dalam membangun kedalaman skuat Thunder saat merekrut pemain seperti Isaiah Hartenstein dan Alex Caruso.
"Sam has passed on talents to get human beings," ujar Shai Gilgeous-Alexander, pemain Oklahoma City Thunder.
Ia menegaskan pola pikir manajemen tersebut berkontribusi besar dalam membentuk keharmonisan dan ikatan emosional yang kuat di dalam ruang ganti tim sepanjang musim ini.
"That mindset has really helped this group. It’s a big reason why we all get along so well and have this chemistry that everyone talks about. Sam brings a certain type of person in here." kata Shai Gilgeous-Alexander, pemain Oklahoma City Thunder.
Di kubu lawan, Spurs juga kehilangan Harper yang mengalami cedera hamstring kanan pada kuarter ketiga gim kedua, menyusul absennya De'Aaron Fox akibat cedera pergelangan kaki.
Absennya dua kreator serangan utama memaksa Stephon Castle memikul beban berat sebagai fasilitator utama yang berujung pada catatan 20 kekeliruan bola dalam dua gim awal melawan pertahanan ketat Thunder.
Pelatih San Antonio Spurs Mitch Johnson mengakui tekanan pertahanan Oklahoma City menyulitkan timnya yang sedang pincang dalam merancang strategi permainan.
"They turn you over," kata Mitch Johnson, pelatih San Antonio Spurs.
Menurut Johnson, hilangnya para pengatur serangan utama memberikan tekanan ekstra dalam menentukan rotasi pemain dan skema taktik yang harus diterapkan di lapangan.
"So when you’re down some of your primary creators and initiators, it causes a little bit of an extra strain, whether that’s who to play, what to play, what to run, etc. It’s tough fully loaded against these guys." ujar Mitch Johnson, pelatih San Antonio Spurs.
Kendati demikian, pengamat olahraga Joe Mussatto menulis untuk The Oklahoman bahwa Harper memegang peran yang jauh lebih krusial dalam rencana permainan Spurs dibandingkan ketergantungan Thunder terhadap Williams.
Kondisi tersebut menuntut para pemain cadangan Thunder seperti Jared McCain untuk menunjukkan kegigihan ekstra di lapangan demi mempertahankan menit bermain di level tertinggi playoff.
"Anything I can do. Shot’s not falling, I want to stay on the court no matter what," kata Jared McCain, pemain cadangan Oklahoma City Thunder.
McCain berkomitmen memberikan kontribusi melalui kerja keras, perebutan bola, dan asis demi membantu tim meski akurasi tembakannya sedang menurun.
"So if I can make some hustle plays, get some rebounds, anything I can to stay in the floor I wanna do." ujar Jared McCain, pemain cadangan Oklahoma City Thunder.
Kesiapan mental serupa ditunjukkan oleh penggawa cadangan lainnya, Ajay Mitchell, yang menilai seluruh pemain di bangku cadangan Thunder selalu siap memberikan dampak instan saat diturunkan.
"I think it’s just a team that, one through 15, everyone is always ready," kata Ajay Mitchell, pemain cadangan Oklahoma City Thunder.
Mitchell menyatakan bahwa kebersediaan seluruh elemen tim untuk menjalankan peran masing-masing menjadi modal krusial bagi kedalaman skuat Oklahoma City.
"Everyone really buys into it. I feel like every time we put someone in, he’s going to have an impact, which is huge." ujar Ajay Mitchell, pemain cadangan Oklahoma City Thunder.
Pemain veteran Alex Caruso menegaskan bahwa mentalitas tanpa rasa takut menjadi syarat mutlak bagi tim yang ingin melangkah jauh hingga akhir musim.
"It’s that time of year," kata Alex Caruso, pemain Oklahoma City Thunder.
Caruso yang mengincar gelar juara ketiganya menyatakan seluruh pemain harus mengerahkan segala kemampuan demi memenangi pertandingan terakhir musim ini.
"If you’re not fearless, then you’re probably gonna lose and go home. You’ve got to lay it all out on the line if you want to win. If you want to win big, at least. If you want to win the last game of the season, which I do. Every time that I’m here, i want to win the last one. For me, it’s pretty easy to get myself going and lock into that mentality." ujar Alex Caruso, pemain Oklahoma City Thunder.
Komitmen budaya kerja keras tersebut selaras dengan pesan awal Sam Presti saat merekrut Isaiah Hartenstein tanpa menjanjikan jaminan menit bermain sejak awal kerja sama mereka.
"I can’t promise you minutes," kata Sam Presti, manajer umum Oklahoma City Thunder.
Presti menekankan bahwa fokus utama organisasi adalah membangun integritas budaya tim yang konsisten ketimbang sekadar mengumpulkan talenta bintang.
"I can’t promise you a role. But I can promise you a culture." ujar Sam Presti, manajer umum Oklahoma City Thunder.
Kepastian resmi mengenai kesiapan tampil Jalen Williams dan Dylan Harper akan diumumkan mendekati waktu dimulainya gim ketiga di San Antonio.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow