Chelsea Buka Peluang Jual Malo Gusto ke Manchester City
Manajemen Chelsea dilaporkan terbuka untuk menjual bek kanan mereka, Malo Gusto, pada bursa transfer musim panas ini setelah melepas Marc Cucurella ke Real Madrid senilai 52 juta poundsterling.
Dilansir dari Metro, langkah mendepak Gusto mencuat seiring persiapan kedatangan Xabi Alonso sebagai manajer baru The Blues per awal Juli 2026, menyusul pemecatan Enzo Maresca dan Liam Rosenior pada musim sebelumnya.
Kabar ketertarikan terhadap Gusto pertama kali dilaporkan oleh jurnalis Simon Phillips melalui Substack miliknya, yang menyebutkan bahwa agen sang pemain telah menjalin komunikasi dengan Manchester City dan Inter Milan.
Manchester City yang kini bersiap dinakhodai oleh Enzo Maresca menjadikan Gusto sebagai target utama karena sang manajer memiliki hubungan dekat dan pernah bekerja sama dengan bek asal Prancis tersebut di Stamford Bridge.
Berdasarkan laporan City Xtra, direktur olahraga Manchester City, Hugo Viana, sedang berburu bek kanan murni demi mengembalikan Matheus Nunes ke posisi aslinya setelah sempat diplot menjadi bek kanan darurat oleh Pep Guardiola.
Inter Milan juga memantau situasi Gusto sebagai alternatif pertahanan setelah kehilangan Denzel Dumfries yang hengkang ke Real Madrid, meskipun juara Italia tersebut menjadikan Marco Palestra dari Atalanta sebagai buruan utama.
Pemain berusia 23 tahun itu dibeli Chelsea dari Lyon seharga 31 juta poundsterling pada 2023 dan telah mengemas 49 penampilan musim lalu, serta saat ini sedang membela tim nasional Prancis di Piala Dunia 2026.
Kepergian Gusto berpotensi membuka ruang bagi lulusan akademi Chelsea berusia 20 tahun, Josh Acheampong, untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak di tim utama pada musim depan.
Sebelum rumor penjualan Gusto berembus, Marc Cucurella telah lebih dulu memastikan kepindahannya ke Real Madrid demi kembali ke negaranya bersama salah satu klub terbaik di dunia.
"If you had asked me a few months ago, I probably would have said I don't expect to leave Chelsea," kata Marc Cucurella, mantan bek Chelsea.
Cucurella menambahkan bahwa keluarganya sangat bahagia di London dan keputusan tersebut tidaklah mudah karena Chelsea telah mewujudkan impiannya untuk memenangkan trofi sejak ia datang sebagai pemain muda.
"It isn't easy leaving Chelsea. I arrived as a young kid, I dreamed of winning trophies and Chelsea gave me that, but I think the step to go to Real Madrid now is bigger," ujar Marc Cucurella, mantan bek Chelsea.
Langkah transfer tersebut sengaja diselesaikan sebelum gelaran Piala Dunia dimulai karena ketertarikan kuat dari Madrid dinilai sebagai sebuah kesempatan besar yang sulit untuk ditolak dalam kariernya.
"I have the chance to come back to my country, to one of the best clubs in the world, and I think it is a step I need to make. It is a decision that wasn't easy, but it is right for me and my family," tutur Marc Cucurella, mantan bek Chelsea.
Proses negosiasi yang cepat memberikan ketenangan tersendiri bagi Cucurella sebelum fokus bertanding di turnamen internasional.
"Madrid came in strongly, which was very important to me. My situation wasn't easy so having the chance to finalise my transfer before the World Cup started was crucial," ungkap Marc Cucurella, mantan bek Chelsea.
Kepindahan ini sekaligus menandai perombakan besar di sektor lini belakang Chelsea menjelang musim kompetisi yang baru.
"When a team like Madrid comes calling, it is very hard to say no. I had no doubts though as it is a huge step in my career," pungkas Marc Cucurella, mantan bek Chelsea.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow