Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3,5 Meter di Ventilasi Rumah Ciracas

Smallest Font
Largest Font

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang 3,5 meter yang ditemukan di ventilasi rumah warga di Jalan Masjid, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas pada Kamis pagi, 3 September 2026.

Ular tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah sekitar pukul 05.12 WIB setelah melaksanakan salat subuh. Reptil itu melingkar di bagian roster ventilasi lantai dua dengan diameter perut lebih dari 10 sentimeter, sehingga pemilik rumah melapor melalui layanan darurat 112 karena khawatir keselamatan.

Empat personel Damkar Jakarta Timur Sektor Ciracas langsung diterjunkan ke lokasi dan mulai penanganan pada pukul 05.21 WIB. Proses evakuasi berlangsung sekitar tujuh menit dengan menarik ular secara perlahan ke dalam rumah karena kepala ular sudah masuk ke dalam bangunan.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan, "Objek penanganan evakuasi hewan liar, ular sanca sepanjang 3,5 meter."

Abdul Wahid menambahkan, "Seusai melaksanakan salat subuh pelapor melihat ular berukuran besar yang melingkar di ventilasi rumahnya."

Evakuasi sempat terkendala karena ular melilit pegangan tangga saat hendak dibawa keluar rumah. Namun, bersama warga sekitar, petugas berhasil mengendalikan dan mengeluarkan ular tanpa korban.

Sementara itu, di Tangerang, warga Karanganyar, Neglasari, juga dihebohkan dengan kemunculan ular sanca yang tiba-tiba muncul dari kloset rumah pada akhir Agustus 2026. Pemilik rumah menggunakan anak ayam sebagai pancingan untuk menangkap ular tersebut setelah sebelumnya melihat tikus keluar dari kloset.

Arbi, pemilik rumah di Tangerang, mengatakan, "Iya itu ular gede jasa (banget). Dari got masuk ke kloset lewat lubang pembuangan." Proses evakuasi berlangsung berjam-jam hingga malam hari dengan bantuan tetangga dan saudara.

Selain jalur kloset, ular juga sering masuk ke rumah melalui celah retakan kecil di sekitar pintu, dinding, atau loteng, terutama jika terdapat sarang tikus. Kejadian ini menunjukkan pentingnya waspada terhadap hewan liar yang dapat masuk ke pemukiman.

Dalam kasus lain di Gresik, Jawa Timur, petugas Damkar berhasil mengamankan seekor ular kobra yang masuk ke rumah warga dengan menggunakan alat penjepit khusus. Sementara di Kalimantan Barat, kebakaran hutan dan lahan menyebabkan kematian beberapa ular kobra.

Perwira Piket Damkar Kabupaten Gresik, Sulyono, mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan karena berpotensi memicu kebakaran lahan dan masuknya hewan liar ke permukiman.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed