Dan Burn Kawal Lini Pertahanan Inggris Lewat Delapan Aksi Penyelamatan
Bek Newcastle United Dan Burn tampil gemilang mengamankan pertahanan tim nasional Inggris saat menekuk Meksiko 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Senin pagi WIB, 6 Juli 2026. Masuk sebagai pemain pengganti, Burn membantu skuat Tiga Singa yang bermain dengan sepuluh orang mempertahankan keunggulan di menit-menit krusial.
Dilansir dari Chronicle Live, Inggris menghadapi situasi sulit setelah Jarell Quansah diganjar kartu merah oleh wasit Alireza Faghani pada menit ke-55. Pelatih Thomas Tuchel kemudian memasukkan Dan Burn pada sisa 15 menit pertandingan untuk mengubah formasi menjadi lima bek demi menahan gempuran tuan rumah.
Pemain setinggi 6 kaki 7 inci tersebut mencatatkan dua blok krusial dan enam sapuan, termasuk memblok tembakan akrobatik Raul Jimenez pada menit ke-95. Aksi heroik di lini belakang ini menuai banyak pujian atas ketangguhannya menjaga area penalti Inggris dari tekanan masif Meksiko di masa babak tambahan waktu.
Mantan penjaga gawang Inggris, Paul Robinson, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa lini pertahanan skuat asuhan Thomas Tuchel melalui siaran BBC Radio Five Live.
"Brilliant from the big defender, Dan Burn. Brave as a lion." kata Paul Robinson, Mantan Penjaga Gawang Inggris.
Robinson menambahkan bahwa perubahan taktik permainan menjadi kunci keberhasilan Inggris dalam meredam agresivitas serangan lawan menjelang akhir pertandingan.
"They changed formation, and they dug in. There are a lot of heroes out on that pitch tonight. They dug in and somehow they have held on." kata Paul Robinson, Mantan Penjaga Gawang Inggris.
Pujian senada juga datang dari pengamat sepak bola Micah Richards saat menganalisis jalannya pertandingan dalam program Match of the Day.
"The subs made a difference, I thought Dan Burn was outstanding." kata Micah Richards, Pengamat Sepak Bola.
Sebelum pertandingan berlangsung, Dan Burn sempat membagikan kisahnya mengenai perjalanan karier hingga berhasil menembus skuat Piala Dunia 2026 bersama Inggris.
"I try not to reflect on it. Especially at the minute when you are focused. But when we got to the England training camp in Kansas, it really did kick in, the enormity of it and being at the World Cup.
So I am just trying to stay in the present moment as much as possible. Then I can reflect on everything that has happened when I am done." ujar Dan Burn, Bek Timnas Inggris.
Burn menilai performa tim saat menghadapi Kroasia pada babak sebelumnya telah menjadi tolok ukur standar permainan tinggi yang harus dipertahankan skuat Tiga Singa.
"We set the standard in the Croatia game in the second half, if we can play like that, we should do well." ujar Dan Burn, Bek Timnas Inggris.
Bek veteran berusia 34 tahun tersebut juga menegaskan kesiapannya untuk selalu memberikan kontribusi maksimal bagi tim, baik sebagai pemain utama maupun dari bangku cadangan.
"I do think I will get a chance at some point - it is just making sure when I do, it take it. You have take your opportunity but whether I play most or the tournament or some of it, I will still be happy for the lads. I will have contributed." ujar Dan Burn, Bek Timnas Inggris.
Lebih lanjut, Burn mengungkapkan faktor kebersamaan dan hubungan erat antar pemain di dalam kamp pelatihan menjadi kekuatan utama Inggris di turnamen ini.
"From the very first camp I went to, we made a big thing about a brotherhood and being together." ujar Dan Burn, Bek Timnas Inggris.
Ia membandingkan atmosfer internal skuat Inggris saat ini dengan kekompakan tim nasional Argentina yang berhasil merengkuh gelar juara pada edisi Piala Dunia sebelumnya.
"I feel that a lot of teams that win it are close. You look at Argentina at the last World Cup and they fought for each other." ujar Dan Burn, Bek Timnas Inggris.
Menurutnya, komunikasi mendalam antar pemain di luar lapangan sangat membantu membangun kemitraan yang solid saat bertanding di turnamen besar.
"That's what we want to do, it can be hard as you don't see each other for a long amount of time. We have tried to get to know each other on a deeper level rather than just superficial conversations." ujar Dan Burn, Bek Timnas Inggris.
Di sisi lain, Burn juga menyampaikan rasa simpati mendalam kepada rekan setimnya di Newcastle United yang terpaksa absen akibat mengalami cedera di Amerika Serikat.
"I was gutted for Tino Livramento. It is really gutting for him but it is just one of those things and he will come back stronger." ujar Dan Burn, Bek Timnas Inggris.
Setelah memastikan diri lolos dari adangan Meksiko, tim nasional Inggris dijadwalkan terbang menuju Miami untuk menghadapi Norwegia pada laga babak perempat final yang digelar hari Sabtu mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow