David Gray Evaluasi Kekalahan Hibernian dari FC Malisheva

Smallest Font
Largest Font

Klub asal Skotlandia, Hibernian, harus menerima kekalahan mengejutkan 0-2 saat bertandang ke markas wakil Kosovo, FC Malisheva, pada laga kualifikasi Conference League di Stadion Fadil Vokrri. Hasil buruk tersebut memicu kemarahan mendalam dari para pendukung yang hadir langsung di lokasi pertandingan.

Kekalahan dari klub yang baru berdiri pada 2016 dan baru mencatatkan kemenangan perdana di kompetisi Eropa tersebut menjadi salah satu hasil terburuk dalam sejarah Hibernian. Hasil ini disandingkan dengan kekalahan dari Inter Club d'Escaldes pada 2023 dan kekalahan kandang 0-7 dari Malmo pada 2013.

Pelatih kepala Hibernian, David Gray, menegaskan bahwa kemarahan para pendukung sangat beralasan dan menolak untuk memberikan alasan apa pun atas performa buruk timnya. Ia mengakui bahwa skuatnya tampil jauh di bawah standar yang diharapkan.

"Saya tidak akan memberikan alasan apa pun," kata David Gray, Pelatih Kepala Hibernian, dilansir dari BBC Scotland.

Gray menilai tim lawan bermain sangat agresif dan memanfaatkan situasi transisi dengan sangat baik, persis seperti analisis yang telah ia persiapkan sebelum laga.

"Semua yang saya perkirakan tentang pertandingan hari ini dalam hal apa yang akan dilakukan lawan - saya pikir itu terjadi," ujar David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.

Ia menolak membela penampilan anak asuhnya dan menegaskan komitmennya untuk segera membenahi performa tim sebelum laga berikutnya.

"Inti terbesarnya adalah fakta bahwa kami berada jauh di bawah level yang dibutuhkan. Saya tidak akan membelanya. Adalah tanggung jawab saya untuk memperbaikinya. Itu adalah cerminan dari tim saya, yang tidak memenuhi standar yang dapat diterima oleh klub sepak bola ini kapan pun," tutur David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.

Meski situasi terbilang sulit, Hibernian masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan pada laga leg kedua yang akan digelar di markas mereka, Easter Road, pekan depan. Catatan historis menunjukkan bahwa FC Malisheva belum pernah meraih kemenangan saat melakoni laga tandang di kompetisi Eropa.

Gray menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dari seluruh pemain untuk tampil maksimal pada laga penentuan mendatang.

"Secara keseluruhan hari ini, tidak banyak yang bisa mengacungkan tangan dan mengatakan, kami berada di tempat yang kami butuhkan," kata David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.

Ia menambahkan bahwa timnya membutuhkan performa puncak dari seluruh pemain agar dapat mengamankan kemenangan di kandang sendiri.

"Untuk memenangkan pertandingan sepak bola apa pun [Anda perlu], tujuh, delapan, sembilan pemain semuanya bermain di level tertinggi yang mereka bisa. Jika kita bisa pergi dan mendapatkan itu di kandang, yang mana sekarang mutlak diperlukan, setiap orang harus pergi dan melakukannya," ucap David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.

Gray juga menyebutkan bahwa para pemain sangat terpukul dengan hasil tersebut, namun tetap harus bangkit bersama untuk memenuhi ekspektasi klub.

"Para pemain sedang terluka di dalam sana saat ini. Namun di situlah Anda harus tetap bersatu dan Anda harus menerimanya serta memahami bahwa ada harapan, tuntutan ketika Anda datang dan bermain untuk klub sepak bola ini, dan tanggung jawab untuk memenuhinya," ujar David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed