Deportivo Recoleta Singkirkan San Lorenzo dari Copa Sudamericana 2026

Smallest Font
Largest Font

Klub Paraguay Deportivo Recoleta berhasil menembus babak 16 besar Copa Sudamericana 2026 setelah menumbangkan tuan rumah San Lorenzo dengan skor 1-0 di Stadion Nuevo Gasometro pada Selasa, 26 Mei 2026 waktu setempat.

Kemenangan bersejarah tim tamu dipastikan oleh gol tunggal Allan Wlk pada menit ke-37 yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang San Lorenzo, Orlando Gill. Dilansir dari vssports.com.py, hasil ini meloloskan Recoleta lewat catatan lima kali imbang dan satu kemenangan di fase grup, sementara San Lorenzo dipastikan tersingkir dari kompetisi.

San Lorenzo sebenarnya terus menggempur pertahanan Recoleta sepanjang babak kedua, namun performa gemilang kiper Ferreira sukses menjaga keunggulan tim tamu. Menjelang akhir laga, Recoleta sempat mendapatkan hadiah penalti tetapi eksekusi dari Wlk tidak membuahkan gol.

Hasil buruk di kandang sendiri memicu gelombang protes dan kemarahan besar dari para pendukung San Lorenzo di dalam stadion. Menanggapi situasi panas tersebut, pelatih San Lorenzo Gustavo Alvarez memilih untuk menghadapi tekanan publik secara terbuka dan menyampaikan evaluasi timnya.

"Si aceptamos los aplausos, hay que aceptar la reprobación de la misma forma" ujar Gustavo Alvarez, Pelatih San Lorenzo seperti dilaporkan tycsports.com.

Alvarez menambahkan bahwa kemarahan suporter merupakan hal yang wajar karena sepak bola adalah tentang gairah dan kebahagiaan para pendukung. Pihaknya juga menegaskan tidak akan melemparkan kesalahan kepada para pemain atas hasil negatif ini.

"La solución de los problemas se encuentra sin señalar. Jamás voy a señalar a los jugadores ni eludir la responsabilidad porque somos todos responsables, cada cual en su cuota parte" kata Gustavo Alvarez, Pelatih San Lorenzo.

Mantan pelatih yang baru menjabat selama dua bulan menggantikan Damian Ayude tersebut juga mengakui performa buruk pasukannya sepanjang turnamen. Kendati demikian, ia menekankan pentingnya bagi tim untuk segera bangkit dari keterpurukan.

"Las derrotas son parte del camino y por más que sean dolorosas hay que levantarse. No entiendo ningún resultado deportivo ni estado de ánimo como definitivo. Hay reponerse, aceptarlo y trabajar para mejorar" tambah Gustavo Alvarez, Pelatih San Lorenzo.

Kegagalan ini juga memicu ketidakpastian mengenai masa depan sang pelatih di kursi kepemimpinan skuad berjuluk Azulgrana tersebut. Alvarez mengakui posisinya kini sepenuhnya berada di tangan manajemen klub, terlebih menjelang pemilihan umum internal klub.

"La copa nuestra fue mala. No alcanza con la evolución" aku Gustavo Alvarez, Pelatih San Lorenzo.

Kini San Lorenzo harus segera mengalihkan fokus mereka untuk menghadapi pertandingan krusial berikutnya di kompetisi domestik. Manajemen dan skuad dijadwalkan bertanding melawan Riestra dalam lanjutan Copa Argentina yang akan digelar pada Rabu, 3 Juni 2026.

"Mi continuidad no depende de mi voluntad, ni ahora ni nunca. Siempre en un club te sostiene el perfil, la capacidad y los resultados, así que me centro en trabajar día a día, tenemos que seguir y ya mañana levantarnos y prepararnos para ese partido y luego veremos" pungkas Gustavo Alvarez, Pelatih San Lorenzo.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed