Deportivo Recoleta Singkirkan San Lorenzo dari Copa Sudamericana
Klub asal Paraguay, Deportivo Recoleta, menumbangkan San Lorenzo dengan skor 1-0 dalam laga penentu Copa Sudamericana di Stadion Nuevo Gasómetro, Buenos Aires, pada Rabu, 27 Mei 2026. Gol tunggal Allan Wlk pada menit ke-37 memastikan kemenangan bersejarah yang meloloskan tim tamu ke babak 16 besar sekaligus mengeliminasi tim tuan rumah.
Kekalahan ini membuat San Lorenzo merosot dari posisi pertama ke peringkat ketiga Grup D, setelah Santos menang 3-0 atas Deportivo Cuenca di laga lain. Dilansir dari elgrafico.com.ar, kepastian tersingkirnya San Lorenzo di fase grup diwarnai kegagalan penalti di masa tambahan waktu, saat kiper Paraguay Orlando Gill mementahkan tendangan penalti yang sempat ia lakukan sendiri.
Deportivo Recoleta merupakan klub kecil asal Asunción dengan anggaran terbatas sebesar 70 ribu dolar AS dan stadion berkapasitas kurang dari 2.000 penonton. Tim berjuluk Funebreros ini berhasil merosotkan dominasi San Lorenzo, yang baru-baru ini juga tersingkir lewat adu penalti melawan River Plate di kompetisi domestik Apertura.
Striker San Lorenzo, Rodrigo Auzmendi, menyampaikan rasa kecewa yang mendalam setelah pertandingan berakhir di Stadion Pedro Bidegain.
"Tristeza y lamento. Obviamente, hicimos todo para ganarlo", kata Rodrigo Auzmendi, penyerang San Lorenzo seperti dilansir sanlorenzoprimero.com.ar.
Auzmendi menambahkan bahwa babak pertama pertandingan tersebut sebenarnya menjadi salah satu performa terbaik timnya sejauh ini.
"Lo buscamos muchísimo. Desde que estoy, creo que fue el primer tempo que mejor jugamos y que nos sentimos muy cómodos", ujar Rodrigo Auzmendi.
Namun, efektivitas serangan balik lawan menjadi pembeda yang membuat San Lorenzo harus menyudahi perjalanan internasional mereka lebih cepat.
"Esto es fútbol, te llegan una vez y te hacen un gol y ahora nos vamos con las manos vacías", tutur Rodrigo Auzmendi.
Ia juga mengungkapkan instruksi dari pelatih Gustavo Álvarez di ruang ganti agar para pemain tetap menegakkan kepala dan fokus pada kompetisi berikutnya.
"Esto sigue y hay que tragar veneno porque es así", sebut Rodrigo Auzmendi.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak mengingat San Lorenzo memiliki peluang besar untuk finis sebagai juara grup sebelum laga dimulai.
"Nosotros teníamos todo para ser primeros, para ganar y para clasificar. Fue una noche negra. A nuestra gente, pedirles disculpas más que nada", ucap Rodrigo Auzmendi.
Di sisi lain, Presiden San Lorenzo, Sergio Costantino, mengumumkan langkah strategis klub di luar lapangan terkait penandatanganan perjanjian usufruk gratis dengan Corporación Buenos Aires Sur untuk lahan seluas 8.345 meter persegi di Avenida La Plata.
"Ahora sí, la Vuelta a Boedo es total", ujar Sergio Costantino seperti dilansir situs resmi klub sanlorenzo.com.ar.
Setelah kegagalan di kompetisi CONMEBOL ini, San Lorenzo dijadwalkan menghadapi Deportivo Riestra dalam babak 32 besar Copa Argentina di Stadion Nuevo Francisco Urbano pada Rabu, 3 Juni 2026 pukul 21:10.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow