Derry City Bidik Kemenangan Lawan Waterford di Stadion RSC
Manajer Derry City, Tiernan Lynch, menargetkan kemenangan krusial saat bertandang ke markas tim juru kunci Waterford di Regional Sports Centre (RSC) pada Jumat malam, 15 Mei 2026. Candystripes datang dengan misi menghentikan catatan tiga laga tanpa kemenangan demi memangkas selisih enam poin menuju zona kompetisi Eropa.
Melansir laporan Derry Now, Derry City saat ini tertahan di peringkat kelima klasemen Premier Division dengan koleksi 19 poin dari 16 pertandingan. Sebaliknya, Waterford yang kini dilatih Graham Coughlan menjadi satu-satunya tim di divisi utama yang belum meraih kemenangan sepanjang musim 2026 dan terpaku di dasar klasemen.
Data statistik dari Rating Bet menunjukkan Waterford memiliki pertahanan terburuk dengan kebobolan 32 gol, sementara Derry City mencatatkan rata-rata 1,19 gol per pertandingan. Pertemuan terakhir kedua tim pada Februari lalu berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Derry setelah Michael Duffy mencetak hat-trick di Stadion Ryan McBride Brandywell.
Tiernan Lynch menekankan pentingnya efektivitas di depan gawang lawan setelah timnya hanya memetik dua poin dari tiga laga terakhir. Kegagalan menaklukkan penjaga gawang lawan dianggap sebagai kendala utama yang menghambat performa Derry City sejauh ini.
"You can't start feeling sorry for yourselves, or think ‘here we go again’. It needs to stop," ujar Lynch, manajer Derry City.
Lynch menegaskan ada dua area teknis utama yang harus segera diperbaiki oleh para pemainnya untuk kembali ke jalur kemenangan. Penegasan ini muncul setelah kekalahan tipis dari Drogheda United pada pekan sebelumnya.
"There are two major areas on the pitch that we have to get right. Until we get them right, we’re not going to win football games, so we need to get that right sooner rather than later," kata Lynch.
Manajer asal Belfast tersebut juga menyoroti kurangnya ancaman terhadap gawang lawan sebagai titik lemah timnya. Ia meyakini perubahan hasil akan terjadi jika intensitas serangan dan jumlah gol mulai meningkat secara konsisten.
"What has probably been a little bit of an Achilles heel for us this season is that we’re not probably working the opposition goalkeeper more and that’s something if we start doing and we can start scoring goals I think things will change for us very quickly," ujar Lynch.
Meskipun menelan kekalahan pada laga terakhir, Lynch tetap memberikan apresiasi terhadap keberanian para pemain dalam menguasai bola. Namun, ia menyadari bahwa dalam industri sepak bola, hasil akhir tetap menjadi ukuran utama penilaian kinerja.
"I felt for the players on Friday night because they pretty much done what we asked of them as far as performance was concerned," kata Lynch.
Pelatih Derry City ini menambahkan bahwa mendominasi permainan tidak cukup jika tim akhirnya gagal membawa pulang poin. Kritik yang muncul dari pendukung di media sosial dianggap sebagai bagian dari dinamika hasil pertandingan.
"Getting on the ball and being brave and it was a game that we were very dominate in, but obviously there’s criticism that goes with that because we ended up losing the game," tutur Lynch.
Tim pelatih Derry City telah melakukan evaluasi mendalam selama sesi latihan pekan ini untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi di Drogheda. Fokus utama adalah mengembalikan momentum positif pada pertandingan Jumat malam.
"As I’ve said before there’s no doubt we’re in a results-based industry, so we’ve got to take the loss at Drogheda on the chin," ungkap Lynch.
Skuad Derry City juga menyambut kembalinya penyerang veteran Liam Boyce yang baru saja pulih dari cedera panjang. Lynch berharap kehadiran Boyce dapat memberikan kualitas tambahan di lini serang timnya.
"We’ve tried to address a few things at training this week in terms of where we felt we could and should have been better at Drogheda and we try to bounce back at Waterford on Friday night," jelas Lynch.
Terkait tim lawan, Lynch tetap waspada terhadap potensi ancaman Waterford di bawah arahan manajer baru. Ia menaruh perhatian khusus pada duet lini depan Waterford, Padraig Amond dan Thomas Lonergan, yang dinilai memiliki pergerakan berbahaya.
"We’ve obviously spent a lot of time this week looking at Waterford, and yes, they’ve brought in a new manager, obviously, and he’ll be looking for a reaction from them," kata Lynch.
Lynch menilai kedua penyerang lawan tersebut mampu memberikan masalah serius bagi pertahanan mana pun di liga. Ia mengakui bahwa Waterford memiliki ancaman gol yang nyata meski posisi mereka berada di papan bawah.
"The two boys up front (Padraig Amond and Thomas Lonergan) are a proper handful, they score goals, they work really hard, their movement is good and they cause most defences in this league problems," tutur Lynch.
Kembalinya Boyce ke dalam skuad diharapkan menjadi solusi atas tumpulnya lini depan Derry City dalam beberapa pekan terakhir. Lynch memuji kualitas teknis yang ditunjukkan sang pemain selama sesi latihan.
"They’re probably like ourselves frustrated where they are, but they’ve got a goal threat there’s no doubt about that," ujar Lynch.
Kondisi fisik Boyce terus dipantau untuk memastikan ia benar-benar siap bermain tanpa risiko cedera tambahan. Pengalamannya dianggap sangat berharga bagi skuat muda Derry City.
"It’s good to have Liam back, he hasn’t had it easy with regards injuries," kata Lynch.
Lynch memahami rasa frustrasi yang dialami Boyce karena proses pemulihan yang memakan waktu lama. Kehadirannya kembali di lapangan hijau disebut menjadi kabar positif bagi seluruh elemen klub.
"He’s hugely frustrated that his time in Derry has been start/stop, but when you do get him back on the pitch and you do see him training, then you see the quality he has, so it would be great to get him back and stay injury free," pungkas Lynch.
Di kubu lawan, manajer Waterford Graham Coughlan menuntut kerja keras maksimal dari para pemainnya di laga kandang pertama ini. Coughlan berambisi membawa timnya keluar dari situasi sulit di dasar klasemen.
"The players have worked their socks off this week in fairness to them," ujar Coughlan, manajer Waterford.
Menurut laporan El Balad, Coughlan meningkatkan intensitas latihan untuk memicu persaingan internal di dalam skuad. Setiap pemain diminta berjuang keras untuk mendapatkan tempat di susunan pemain utama.
"It’s been a high-intensity week with everyone fighting for their shirt on Friday & fighting to rectify the situation that we’re in," kata Coughlan.
Eks pelatih Bristol Rovers tersebut menekankan pentingnya aspek kerja keras dan ketangguhan fisik sebelum mengandalkan kualitas teknis individu. Ia ingin timnya lebih dominan dalam memenangkan duel di lapangan.
"We have to run harder, fight harder than the opposition, cover the distance, all that dirty side of the game," tutur Coughlan.
Coughlan meyakini bahwa momentum kemenangan bisa diraih jika para pemain kunci mampu menciptakan momen berkualitas di saat yang tepat. Pertandingan melawan Derry City dipandang sebagai titik awal untuk bangkit.
"And then our quality players that we’ve got can produce those quality moments to help us win games, starting with tomorrow night against Derry," jelas Coughlan.
Waterford dipastikan tanpa diperkuat Finlay Armstrong yang cedera dan Sam Glenfield yang terkena suspensi. Sementara itu, Derry City masih kehilangan James McClean dan Brian Maher yang sedang dalam masa pemulihan pascaoperasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow