DFB Resmi Tunjuk Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Timnas Jerman
Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi mengumumkan penunjukan Juergen Klopp sebagai pelatih kepala Timnas Jerman pada Jumat (24/7/2026). Mantan manajer Liverpool berusia 59 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga Piala Dunia 2030.
Keputusan DFB menggaet Klopp dilakukan guna membenahi krisis prestasi Der Mannschaft yang terus merosot sejak menjadi juara dunia 2014. Pada Piala Dunia 2026 di Foxborough, Jerman tersingkir di babak 32 besar usai kalah adu penalti 3-4 dari Paraguay setelah bermain imbang 1-1.
Hasil buruk tersebut memicu pengunduran diri pelatih Julian Nagelsmann, setelah sebelumnya Hansi Flick dan Joachim Loew juga terdepak dari kursi kepelatihan. DFB kemudian bergerak mendekati Klopp di New York sejak 10 Juni hingga akhirnya mencapai kesepakatan.
Penunjukan ini merupakan pengalaman pertama Klopp menangani tim nasional usai beristirahat dari posisi Head of Global Soccer Red Bull. Mengutip Give Me Sport melalui Bola.com, Klopp menyepakati gaji sebesar 7 juta euro atau sekitar Rp142,7 miliar per tahun.
Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan pendapatannya di Liverpool yang mencapai 15 juta paun per tahun maupun di Red Bull sebesar 10 hingga 12 juta euro per tahun. Perbedaan nilai gaji ini disebabkan oleh struktur ekonomi sepak bola tim nasional yang berbeda dengan klub.
Selain masalah gaji, Klopp langsung berhadapan dengan sejumlah persoalan teknis skuad Jerman. Tugas utamanya meliputi kepastian penerus posisi penjaga gawang Manuel Neuer, mengoptimalkan potensi Florian Wirtz dan Jamal Musiala, serta menemukan penyerang tengah yang konsisten.
Klopp juga dituntut mengaktifkan kembali pembinaan talenta dari klub lokal seperti Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund, sekaligus membangun kembali hubungan positif dengan publik serta media massa.
Di tengah besarnya tekanan media, eks juru taktik Borussia Dortmund tersebut menegaskan batas toleransinya terkait privasi keluarga selama bertugas.
"Jika Anda berperilaku buruk dan tidak membiarkan keluarga saya tenang, maka saya akan pergi. Saya bakal mundur," kata Klopp dilansir dari BBC melalui detikSport.
Klopp menyadari betul dinamika tekanan pers yang dialami para pendahulunya sebelum ia menerima tawaran dari federasi.
"Saya tahu ada negara lain di mana pelatih tim nasional diperlakukan lebih buruk lagi. Saya tidak mengambil pekerjaan ini untuk diri saya sendiri, saya melakukannya demi kalian semua," dia menambahkan.
Komitmen tersebut ia sampaikan sembari menekankan kesiapannya untuk mengambil sikap tegas jika situasi tidak lagi kondusif.
"Saya mengambil pekerjaan ini meskipun saya telah melihat bagaimana Anda memperlakukan Julian Nagelsmann dan Thomas Tuchel. Saya mencintai pekerjaan ini tetapi saya selalu siap untuk mengundurkan diri jika perlu," tegasnya.
Sebelum menjabat sebagai pelatih kepala, Klopp yang pernah menjadi pundit televisi sempat memberikan pandangannya terkait kondisi internal timnas.
"Kami membutuhkan perubahan secara fundamental," kata Klopp pada 30 Juni lalu saat menganalisis situasi timnas Jerman di Magenta TV, dilansir dari ANTARA.
Kini, Klopp memikul tanggung jawab penuh untuk menerapkan filosofi gegenpressing milikinya guna mengembalikan identitas serta mentalitas bertanding Timnas Jerman menuju Piala Eropa 2028 dan Piala Dunia 2030.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow