Donald Trump Akan Serahkan Trofi Final Piala Dunia 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menghadiri pertandingan final Piala Dunia 2026 dan menyerahkan trofi kepada tim pemenang di Stadion MetLife, New Jersey, pada 19 Juli 2026. Kepastian keterlibatan pemimpin AS tersebut dikonfirmasi langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dalam wawancara di program Fox & Friends pada Selasa pagi waktu setempat.
"Kami akan bersama dengan presiden menikmati final dan menyerahkan trofi kepada pemenang, tentu saja, bersama-sama," ujar Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Gianni Infantino menegaskan kembali hubungan eratnya dengan sang presiden saat ditanya mengenai prosesi penyerahan piala sepak bola bergengsi tersebut.
"Tentu saja, kita bersama sepanjang waktu," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Hingga saat ini, Donald Trump belum menghadiri satu pun pertandingan Piala Dunia 2026 sejak turnamen dimulai pada 11 Juni 2026 meski AS menjadi tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Direktur Eksekutif Gugus Tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, menjelaskan kepada Telegraph bahwa kesibukan jadwal menjadi alasan absennya Trump di stadion sejauh ini.
Keterlibatan Donald Trump memicu reaksi negatif dari sejumlah penggemar sepak bola di media sosial, terutama terkait kebijakan imigrasi pemerintahannya yang dinilai menyulitkan negara peserta.
"Satu-satunya hal yang tampaknya penting bagi Presiden FIFA adalah uang, uang, dan lebih banyak uang. FIFA sejauh ini adalah Federasi paling korup di dunia," tulis salah satu penggemar di X.
Kritik lain juga mengalir deras dari netizen yang menyoroti kepemimpinan di badan sepak bola dunia tersebut.
"Bertekad bulat untuk merusak segala hal yang baik. Orang-orang (penuh) kebencian," tulis penonton lainnya.
Keputusan Gianni Infantino merangkul Donald Trump dinilai meresahkan oleh sebagian kalangan pecinta sepak bola global.
"Infantino menyambut pria yang terkenal karena merusak kesopanan global ke panggung ini sangat meresahkan. Piala Dunia layak mendapatkan kepemimpinan yang lebih baik," tulis penggemar lainnya.
Rencana prosesi ini mengulang momen final Piala Dunia Antarklub FIFA tahun lalu di stadion yang sama, saat kehadiran Donald Trump di podium menimbulkan kebingungan di antara para pemain Chelsea yang menjadi juara.
"Mereka memberi tahu saya bahwa dia akan menyerahkan trofi lalu keluar dari panggung dan saya pikir dia akan keluar dari panggung, tetapi dia ingin bertahan," kata Reece James, Kapten Chelsea.
Reece James menambahkan situasi di atas podium juara saat itu sangat bising sehingga perbincangan tidak terdengar terlalu jelas.
"Sejujurnya itu cukup keras. Saya tidak bisa mendengar terlalu banyak. Dia hanya mengucapkan selamat kepada saya dan tim karena mengangkat trofi dan menyuruh kami menikmati momen itu," ujar Reece James, Kapten Chelsea.
Gelandang Chelsea, Cole Palmer, yang mencetak dua gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga tersebut, juga mengaku terkejut dengan kehadiran Trump di atas panggung penyerahan piala.
"Saya tahu dia akan berada di sini, tetapi saya tidak tahu dia akan berada di podium saat kami mengangkat trofi. Saya agak bingung, ya," kata Cole Palmer, Pemain Chelsea.
Hubungan dekat antara Gianni Infantino dan Donald Trump sebelumnya telah menuai kritik keras dari kelompok hak asasi manusia dan Presiden Asosiasi Sepak Bola Norwegia, menyusul penyerahan Penghargaan Perdamaian FIFA kepada Trump di Washington pada 5 Desember tahun lalu.
"Dia mendukung upaya-upaya untuk menengahi gencatan senjata dan mempromosikan keterlibatan diplomatik, tindakan-tindakan yang membantu menciptakan kondisi di mana perdamaian dapat berakar," bunyi video internal produksi FIFA sebelum penghargaan diserahkan.
Donald Trump sendiri merasa sangat terhormat menerima penghargaan dari FIFA tersebut.
"Ini benar-benar salah satu kehormatan besar dalam hidup saya. Dan di luar penghargaan, kami menyelamatkan jutaan dan jutaan nyawa," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Di tengah absennya Donald Trump pada laga-laga awal, pejabat pemerintahan AS lainnya terpantau hadir di stadion, seperti Sekretaris Negara Marco Rubio yang mendampingi Gianni Infantino di Stadion SoFi, Los Angeles, saat timnas AS mengalahkan Paraguay 4-1 pada 12 Juni 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow