DPR Minta Bank Indonesia Bertanggung Jawab Atas Pelemahan Rupiah

Smallest Font
Largest Font

Fraksi PDI Perjuangan DPR RI menuntut pertanggungjawaban Bank Indonesia terkait anjloknya nilai tukar mata uang domestik dalam rapat kerja bersama Gubernur Bank Indonesia pada Senin, 18 Mei 2026.

Kritik terhadap kinerja bank sentral tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, di hadapan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Berdasarkan laporan Kompas.tv, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat merosot tajam hingga menyentuh angka Rp17.648.

Harris Turino mempertanyakan efektivitas seluruh kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pihak bank sentral dalam mengatasi depresiasi yang terus berlangsung.

"Pertanyaan kritisnya adalah semua instrumen yang dimiliki BI sudah dilakukan, tetapi kenapa rupiah terus mengalami depresiasi. Kemungkinan penyebabnya adalah yang Bapak katakan dalam presentasi, tekanan global sangat besar," ujar Harris Turino, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

Legislator dari partai berlogo banteng tersebut kemudian menegaskan kembali kewajiban utama lembaga moneter tersebut dalam menjaga nilai mata uang nasional.

"Namun, bagaimanapun juga ini adalah tanggung jawab BI untuk menjaga stabilitas mata uang rupiah," lanjut Harris Turino, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

Pihak DPR RI mencatat bahwa pelemahan mata uang ini terjadi di tengah paparan mengenai besarnya tekanan ekonomi global yang disampaikan oleh Perry Warjiyo.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed